Waka DPRD Jateng Tekankan Kerukunan Antarumat Beragam sebagai Modal Utama Pembangunan Daerah

- Reporter

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama, antarsuku dan antargolongan menjadi modal utama bagi kemajuan pembangunan daerah. 

Ia mengingatkan bahwa tanpa keharmonisan sosial, sulit bagi Jawa Tengah untuk mewujudkan target pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Heri, Jawa Tengah sebagai provinsi dengan tingkat keragaman yang tinggi memiliki potensi besar jika mampu menjaga kerukunan. Namun, berbagai isu yang memicu perpecahan, termasuk ujaran kebencian di media sosial dan konflik kecil antarwarga, harus diantisipasi sejak dini.

“Kerukunan adalah modal utama pembangunan Jawa Tengah. Saat ini kita dijajah oleh ketidakharmonisan dan ketidaksikaan satu dengan yang lain. Mari kita lawan itu dengan memperkuat nilai-nilai gotong royong dan toleransi yang sudah mengakar di masyarakat,” ujar Heri.

Baca Juga :  Gus Yasin: Haji Jateng Tahun Ini Gunakan Dua Embarkasi

Heri menekankan bahwa pembangunan infrastruktur, ekonomi dan sumber daya manusia tidak akan optimal jika masyarakat terpecah belah.

Kerukunan, kata Heri, menjadi fondasi agar program-program pemerintah dapat berjalan lancar dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat dialog lintas agama dan budaya.

“Program-program seperti festival kebudayaan, kegiatan sosial bersama dan pendidikan karakter Pancasila harus terus digalakkan di setiap tingkatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Taj Yasin: Kafilah STQH Jateng Siap Lengkapi Capaian Juara Umum MQK Nasional

Heri menyatakan bahwa DPRD Jawa Tengah siap mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat kerukunan sosial. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih proaktif dalam memediasi potensi konflik dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berdialog secara damai.

“Jika kerukunan terjaga, maka pembangunan akan berjalan lebih cepat dan lebih merata. Jawa Tengah harus tetap menjadi contoh provinsi yang rukun dan damai di tengah keberagaman,” tegasnya.

“Sangat perlu diadakannya program-program konkret yang memperkuat keharmonisan antarwarga di seluruh wilayah, terutama di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru