Atasi Gap Gender di Dunia Kerja, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemanfaatan Teknologi

- Reporter

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kemajuan teknologi telah mengubah wajah dunia kerja secara fundamental. Jika dahulu produktivitas sangat bergantung pada kekuatan fisik atau otot yang lebih dominan dimiliki laki-laki, kini teknologi membuka kesetaraan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengajak seluruh pihak memanfaatkan peluang ini untuk menghilangkan kesenjangan gender di pasar tenaga kerja Jawa Tengah.

Menurut Heri, era digital menghapus batasan fisik yang selama ini membatasi peran perempuan. Berbagai platform digital, otomatisasi dan kerja jarak jauh memungkinkan perempuan berkontribusi setara di berbagai sektor.

“Teknologi memberikan kesetaraan. Dahulu dunia bergantung pada otot laki-laki, sekarang karena teknologi, laki-laki dan perempuan berada dalam kesetaraan kesempatan. Jawa Tengah harus memanfaatkan momentum ini untuk menghilangkan gap di pasar tenaga kerja,” ujar Heri.

Baca Juga :  Nilai IKK Jateng Membaik, Sekda Minta OPD Perkuat Kualitas Kebijakan

Sementara itu. data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren positif partisipasi perempuan. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan pada 2025 naik menjadi 56,63%, dengan tingkat kesempatan kerja mencapai 95,16%. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) juga membaik dari 0,459 pada 2022 menjadi 0,447 pada 2023, sementara Indeks Pembangunan Gender (IPG) meningkat menjadi 91,85.

Namun, Heri menyoroti bahwa kesenjangan masih terlihat di sektor teknologi, di mana partisipasi perempuan baru sekitar 27 persen. Ia menekankan pentingnya meningkatkan literasi digital dan pelatihan skill agar perempuan dapat memasuki pekerjaan berbasis teknologi seperti digital marketing, programming, dan e-commerce.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Tingkatkan Akses Penyandang Disabilitas ke Layanan Publik

Heri mendorong pemerintah daerah, dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk berkolaborasi menyediakan program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi.

“Hal ini tidak hanya meningkatkan kesetaraan gender, tetapi juga memperkuat perekonomian Jawa Tengah secara keseluruhan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Heri juga menyatakan bahwa diperlukan kebijakan yang mendukung inisiatif tersebut. Termasuk perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender online agar perempuan dapat memanfaatkan ruang digital dengan aman dan nyaman

“Kesetaraan gender melalui teknologi adalah investasi untuk masa depan. Ketika perempuan maju, Jawa Tengah juga akan semakin maju,” tegasnya.

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru