SEMARANG – PT Bahtera Nusantara, perusahaan yang bergerak dibidang industri hasil tembakau mengirim 6.249.000 batang rokok ke Malaysia pada Selasa, 11 Maret 2025.
Rokok tersebut dikemas dalam 508 box yang dimuat ke dalam 2 (dua) kontainer. Jenis rokok yang diekspor adalah Sigaret Kretek Mesin (SKM) merek Joe Mild, Joe Mild Mentol dan Bahtera Filter.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang, Bier Budy Kismulyanto menyampaikan dalam kegiatan ekspor ini, Bea Cukai Semarang memberikan fasilitas kepada PT Bahtera Nusantara berupa “Tidak Dipungut Cukai. Fasilitas ini diberikan untuk mendukung perkembangan industri hasil tembakau dalam negeri agar dapa tterus berproduksi dan aktif melakukan ekspor.
“Fasilitas Tidak Dipungut Cukai hanya dapat dilakukan oleh pengusaha pabrik hasil tembakau yang telah mendapat izin Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC) ,” tegasnya.
Untuk mendapatkan fasilitas Tidak Dipungut Cukai pengusaha pabrik wajib mengajukan permohonan penetapan tarif cukai hasil tembakau untuk tujuan ekspor kepada Kepala Kantor terlebih dahulu.
Selain Malaysia, PT Bahtera Nusantara juga melakukan ekspor ke beberapa negara lainnya, termasuk Singapore dan Dubai, UAE. Mengingat sebagian besar produk perusahaan ini ditujukan untuk pasar ekspor, yaitu sekitar 98% dari total produksinya, kualitas bahan baku yang digunakan tentunya harus memenuhi standar premium.
Tembakau yang digunakan berasal dari Lombok, Madura, Temanggung, dan beberapa daerah yang lain. Hal ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk selalu menghasilkan produk berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar internasional.
Peran Bea Cukai sangat vital, tidak hanya membantu perusahaan memenuhi kewajiban peraturan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Dukungan terhadap sektor ekspor memberikan dampak positif bagiperekonomian Indonesia, meningkatkan daya saing produk dalam pasar global, serta membuka peluang bagi pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja.
Dengan sinergi yang terjalin antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan ekspor produkIndonesia dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.
“Semoga ekspor ini akan terus berlanjut dan memberikan multiplier effects bagi masyarakat sekitarnya. Bea Cukai Semarang berkomitmen akan terus mendukung industri dan produk dalam negeri, sekaligus memberikan kontribusi pada peningkatan dan pertumbuhan ekonomi nasional,”tutur Bier Budy Kismulyanto. (*)









