Sekda Jateng Buka Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi 623 P3K

- Reporter

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sebanyak 623 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, mengikuti orientasi Pengenalan Nilai dan Etika Intansi Pemerintah bagi PPPK Provinsi Jawa Tengah, angkatan 3 s.d 10.

Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, secara daring, dari kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 31 Oktober 2025.

Dalam paparannya, Sumarno berpesan memberikan apresiasi kepada P3K yang akan bergabung sebagai bagian dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Meskipun, sebagian besar sudah ada yang berinteraksi dan menjadi bagian dari penyelenggaran pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Jawa Tengah Siapkan Infrastruktur Rel Logistik Lewat Stasiun Batang

“Sebelumnya sudah ada yang berinteraksi, dan saat ini menjadi bagian dari ASN Pemprov Jateng,” kata Sumarno.

Disampaikan, kedudukan saat ini sebagai ASN Pemprov, harus disyukuri. Sebagai bentuk syukur, dengan menjalankan amanah yang melekat di dalam diri setiap P3K.

“Dalam menjalankan amanah, kita harus tahu ilmunya, baik itu menyangkut tata kelola, kode etik, serta apa saja tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sumarno mengingatkan apabila P3K bekerja untuk melayani masyarakat. Sebagai abdi masyarakat, yang ditanamkan adalah melayani, bukan menjadi tuan. Oleh karenanya, ditekankan kepada para ASN P3K menjalankan tugas dengan ikhlas dan semata-mata hanya mengharap ridha Allah SWT.

Baca Juga :  Bisyaroh Tahfidz Diserahkan, Gus Yasin Ingatkan Al-Qur’an Penyejuk Hati

“Tanamkan pada diri kita bahwa bekerja adalah ibadah, untuk menggapai rizki yang halal untuk anak-anak dan keluarga,” kata Sumarno.

Sementara itu, Kepala BPSDMD Jateng, Uswatun Hasanah, mengatakan, para ASN P3K ini akan mengikuti masa orientasi yang dilaksanakan pada periode 31 Oktober – 5 Desember 2025. Peserta akan dibagi empat gelombang dengan sembilan hari kerja. Terdiri dari full inline 4 hari, mentoring 4 hari, dan seminar 1 hari. Dari jumlah peserta, 600 orang di antaranya adalah guru, dan 23 lainnya tenaga teknis.*

Berita Terkait

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan
Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WIB

Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB