Perkuat Ekonomi Rakyat, Waka DPRD Jateng Dorong BUMDes Harus Adaptif

- Reporter

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Penguatan ekonomi kerakyatan dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk membangun ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang. 

Di Jawa Tengah, desa memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal melalui potensi sumber daya alam, budaya, hingga kreativitas masyarakat yang dimiliki masing-masing wilayah.

Karena itu, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai perlu terus diperkuat agar mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan BUMDes yang adaptif terhadap perubahan zaman dan berbasis pada identitas lokal masing-masing daerah.

Menurut Heri, banyak desa di Jawa Tengah memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, pengelolaannya perlu dilakukan secara inovatif agar mampu menciptakan nilai tambah dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“BUMDes harus menjadi instrumen yang mampu menggerakkan ekonomi desa. Pengembangannya perlu disesuaikan dengan karakteristik dan potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah,” ujarnya.

Baca Juga :  Ribuan Eks Buruh Sritex Belum Terima Pesangon, Gubernur Ahmad Luthfi Segera Panggil Kurator

Politikus Partai Gerindra itu menilai setiap desa memiliki keunggulan yang berbeda, mulai dari sektor pertanian, perikanan, kerajinan, kuliner, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Keunikan tersebut dapat menjadi identitas ekonomi desa yang membedakannya dari daerah lain.

Menurutnya, BUMDes yang dibangun berdasarkan potensi dan identitas lokal akan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang karena memiliki pasar yang lebih jelas dan daya saing yang khas.

“Jangan semua desa mengembangkan usaha yang sama. Setiap desa perlu mengenali keunggulan yang dimiliki dan menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi,” katanya.

Selain berbasis identitas lokal, Heri juga menekankan pentingnya BUMDes yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan pasar. Pemanfaatan platform digital, pemasaran daring, serta pengelolaan usaha yang profesional dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

“BUMDes harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Digitalisasi dan inovasi menjadi faktor penting agar usaha desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya

Heri menambahkan bahwa keberadaan BUMDes tidak hanya bertujuan menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memberdayakan masyarakat dan memperkuat kemandirian desa.

Baca Juga :  Jyotsna Perkuat Kampanye Sehat di Momentum International Yoga Day

Menurutnya, semakin kuat ekonomi desa, maka semakin kuat pula fondasi perekonomian daerah secara keseluruhan.

“Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan harus dimulai dari bawah. Ketika desa mampu tumbuh dan berkembang, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya

Ia juga mendorong adanya pendampingan dan peningkatan kapasitas pengelola BUMDes agar mampu menjalankan usaha secara profesional dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat juga dinilai penting untuk mendukung keberhasilan pengembangan BUMDes.

Heri berharap, penguatan BUMDes berbasis identitas lokal dapat menjadi salah satu strategi dalam membangun ekonomi Jawa Tengah yang lebih tangguh, inklusif dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Desa memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dengan BUMDes yang adaptif dan berakar pada identitas lokal, kita dapat memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kredit Tak Dapat Dibatalkan Sepihak, Pengajuan Kredit Sesuai Kehendak Nasabah
Atasi Gap Gender di Dunia Kerja, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemanfaatan Teknologi
Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Tingkatkan Akses Penyandang Disabilitas ke Layanan Publik
Waka DPRD Jateng Tekankan Kerukunan Antarumat Beragam sebagai Modal Utama Pembangunan Daerah
Bang Haji Rhoma Hibur Insan Dangdut PAMDI Jateng
Wakil Ketua DPRD Jateng Tegaskan Kemiskinan dan Kebodohan Penghambat Kemajuan Daerah
Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa
Jelang Porprov Jateng 2026, Wakil Ketua DPRD Minta Persiapan Terus Dimatangkan

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:34 WIB

Kredit Tak Dapat Dibatalkan Sepihak, Pengajuan Kredit Sesuai Kehendak Nasabah

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:28 WIB

Atasi Gap Gender di Dunia Kerja, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Pemanfaatan Teknologi

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:22 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Tingkatkan Akses Penyandang Disabilitas ke Layanan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Waka DPRD Jateng Tekankan Kerukunan Antarumat Beragam sebagai Modal Utama Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:57 WIB

Bang Haji Rhoma Hibur Insan Dangdut PAMDI Jateng

Berita Terbaru

Daerah

Bang Haji Rhoma Hibur Insan Dangdut PAMDI Jateng

Kamis, 16 Jul 2026 - 06:57 WIB