Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT GMM menegaskan komitmennya untuk tetap memfasilitasi penyerapan tebu petani di Kabupaten Blora pada musim giling 2026, meskipun pabrik gula milik perusahaan tersebut belum dapat beroperasi tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT GMM, Sri Emilia, mengungkapkan bahwa hingga saat ini kondisi teknis pabrik belum memungkinkan untuk melakukan proses giling. Sejumlah perbaikan masih diperlukan, khususnya pada mesin produksi, agar operasional dapat berjalan optimal dan sesuai standar.

Ia menjelaskan, BULOG sebagai pemegang saham mayoritas telah mengajukan kajian perbaikan mesin kepada pemerintah guna memperoleh persetujuan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keberlanjutan operasional pabrik di masa mendatang.

“PT GMM memang belum dapat melaksanakan giling pada tahun 2026. Namun demikian, BULOG dan PT GMM tetap berkomitmen untuk memfasilitasi penyerapan tebu petani melalui skema pengalihan ke pabrik gula lain dengan harga yang wajar. Pelaksanaannya akan dibahas lebih lanjut melalui Forum Temu Kemitraan (FTK),” ujar Sri Emilia.

Baca Juga :  JNE Raih Penghargaan Indonesia Brand Champion di Infobrand Summit 2025

Sebagai solusi jangka pendek, PT GMM menyiapkan skema pengalihan penyerapan tebu ke sejumlah pabrik gula lain yang masih beroperasi. Dengan skema ini, hasil panen petani diharapkan tetap terserap secara optimal, sehingga tidak menimbulkan kerugian di tingkat petani.

Menurut Sri Emilia, mekanisme teknis pengalihan tersebut akan dirumuskan secara rinci dalam Forum Temu Kemitraan yang akan segera digelar. Forum ini akan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari perwakilan petani, pengelola pabrik gula, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“FTK tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga forum untuk merumuskan langkah-langkah operasional yang jelas, terukur, dan dapat langsung diterapkan di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penentuan harga tebu dalam skema pengalihan akan mengedepankan prinsip kewajaran dan keadilan bagi petani. Dengan demikian, petani tetap memperoleh nilai ekonomi yang layak dari hasil panennya, meskipun tidak digiling di pabrik milik PT GMM.

Baca Juga :  BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Lebih lanjut, PT GMM juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga kelancaran proses penyerapan tebu selama musim giling berlangsung.

Sri Emilia berharap kondisi yang saat ini sudah relatif kondusif dapat terus dipertahankan. Ia menegaskan bahwa kepentingan petani tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan petani. Meskipun pabrik belum dapat beroperasi tahun ini, penyerapan tebu tetap menjadi prioritas agar petani tidak dirugikan,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, PT GMM optimistis proses penyerapan tebu petani Blora pada musim giling 2026 dapat berjalan lancar, sekaligus menjaga stabilitas sektor pergulaan di daerah tersebut.***

Berita Terkait

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton
Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa
The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton
Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi BPKP, Pengelolaan Anggaran Harus Efektif
BULOG Jateng Salurkan 32 Ribu Ton Jagung Pakan, Harga SPHP Rp 5.000 per Kilogram
1.750 Mustahik Terima Modal Usaha Rp5,25 Miliar, Wagub Tekankan Pendampingan
BULOG Percepat Penyaluran Jagung SPHP, Semarang Berkontribusi 16.736 Ton

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:42 WIB

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi BPKP, Pengelolaan Anggaran Harus Efektif

Berita Terbaru

OPERASIONALISASI KDKMP – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani meninjau operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi dalam mendukung distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:42 WIB