Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Tingkatkan Akses Penyandang Disabilitas ke Layanan Publik

- Reporter

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang  – Penyandang disabilitas di Jawa Tengah masih menghadapi berbagai kendala akses terhadap layanan publik, termasuk pendidikan. Hal ini mendorong perlunya peningkatan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pendidikan dan pelayanan yang lebih inklusif di seluruh wilayah.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Jateng untuk segera meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, pendidikan inklusif bukan sekadar program, melainkan hak dasar yang harus dijamin negara.

“Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlakuan adil dan akses penuh terhadap layanan publik. Pendidikan inklusif harus menjadi prioritas utama agar tidak ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan fisik atau mental,” tegas Heri.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Perkuat Mitigasi Bencana, Modifikasi Cuaca Dilakukan Hingga 9 Sorti Sehari

Di sisi lain, Heri menyoroti bahwa meskipun sudah ada kemajuan, masih banyak sekolah di Jawa Tengah yang belum sepenuhnya ramah disabilitas. Baik dari sisi infrastruktur (seperti ramp, lift, toilet khusus dan ruang kelas adaptif) maupun ketersediaan tenaga pendidik yang terlatih.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menunjukkan peningkatan jumlah anak berkebutuhan khusus yang mengikuti pendidikan inklusif dalam beberapa tahun terakhir, namun kesenjangan akses masih terlihat jelas, terutama di daerah pedesaan dan pelosok.

Selain infrastruktur, Heri juga menekankan pentingnya aspek lain seperti kurikulum yang adaptif, penyediaan alat bantu belajar, serta program pendampingan psikologis.

Baca Juga :  Dana Cadangan Pilgub Jateng Capai Rp1,2 Triliun, Heri Pudyatmoko Minta Tak Ganggu Layanan Publik

“Kita harus memastikan proses pembelajaran benar-benar inklusif, bukan hanya sekadar memasukkan siswa disabilitas ke kelas reguler tanpa dukungan yang memadai,” tambahnya.

Heri Pudyatmoko mendorong pemda untuk melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kebutuhan penyandang disabilitas di wilayah masing-masing. Ia juga menekankan sinergi antarlembaga, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Sosial dan organisasi penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, Heri menyatakan bahwa akses disabilitas tidak boleh terbatas pada sektor pendidikan saja. Layanan kesehatan, transportasi umum, serta pelayanan administrasi publik juga harus semakin ramah disabilitas.

“Jawa Tengah yang maju adalah Jawa Tengah yang inklusif. Tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal dalam pembangunan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru