Pascabencana, Pemerintah Siapkan Hunian Sementara dan Tetap bagi Warga Majenang

- Reporter

Minggu, 16 November 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Keluarga korban bencana longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, dan warga sekitar bakal direlokasi. Gubernur Ahmad Luthfi sudah memerintahkan Bupati Cilacap untuk menyiapkan lahan relokasi dan disetujui 3,5 hektare.

Perintah relokasi dari Gubernur Ahmad Luthfi ini dilakukan mengingat potensi longsor masih ada di sekitar lokasi. Saat ini di area sekitar lokasi masih ada retakan. Dikhawatirkan tanahnya agak bergeser dan kejadian serupa bisa terulang.

“Kami sudah koordinasi dengan Bupati (Cilacap) dan siapkan 3,5 hektare di Majenang. Nanti disiapkan rumah biar aman, karena masih ada retakan,” kata Ahmad Luthfi saat mengecek lokasi longsor, Minggu, 16 November 2025.

Dijelaskan, di atas lahan tersebut selanjutnya akan dibangun hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Pembangunan huntara dan huntap selanjutnya akan ditangani Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Baca Juga :  Gubernur Jateng Tinjau Perbaikan Jalan Parakan–Patean, Respon Cepat Atas Keluhan Warga

Instruksi kedua, Gubernur Ahmad Luthfi adalah terus melakukan pencarian pada 12 orang korban yang saat ini diduga masih tertimbun material longsor. Saat ini ada sekitar 920 petugas gabungan yang terdiri dari SAR, BPBD, TNI, Polri, dan relawan bekerja keras dan ekstra hati-hati menggali tanah lumpur.

Ketiga, kebutuhan dasar bagi warga terdampak wajib tercukupi. Mulai dari makanan, minuman, layanan kesehatan hingga pendidikan bagi anak-anak di dusun tersebut.

“Trauma healing juga dilakukan. Layanan kesehatan dan pendidikan harus jalan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Selanjutnya Gubernur juga menegaskan, sosialisasi kewaspadaan akan terjadinya bencana alam harus terus dilakukan. Tak hanya di Cilacap, namun juga wilayah lain yang rawan. Ia menyebut seperti Kabupaten Brebes dan Kabupaten Wonosobo.

Baca Juga :  Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Buka Posko Aduan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

“BPBD harus terus sosialisasi. Wilayah mana saja yang rawan dan bagaimana antisipasinya. Masyarakat juga harus paham, bahwa Jawa Tengah itu supermarket bencana. Jadi kewaspadaan harus ditingkatkan dan saling mengingatkan, jika ada tanda-tanda potensi bencana terjadi,” harapnya.

Di sisi lain, Dirjen Penanganan Darurat BNPB, Mayor Jenderal TNI Budi Irawan mengatakan, pihaknya bersama BMKG melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Tujuannya, agar hujan tidak turun di lokasi pencarian.

“Sudah laksanakan hari ini. Harapannya berhasil,” kata Budi.

Terkait huntara dan huntap, ia mengatakan, Gubernur Ahmad Luthfi telah memerintahkan Bupati untuk menyiapkan lahan. Dan pihaknya bertanggungjawab untuk pembangunannya.*

 

Berita Terkait

Ketua DPD ASlinmas Teguh Subroto: Mengabdi dengan Hati, Berbagi untuk Santri dan Anak Yatim
Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak untuk Pengembangan Sapi Perah Magelang
Usai Tiga Insiden Porprov, KONI Jateng Tekankan Pentingnya Keselamatan Atlet
Menanti Kesembuhan Dua Tahun, Sarman Bersyukur Dokter Spesialis Hadir di Desanya
Sumarno Ingatkan Risiko Hukum dalam Penyusunan Anggaran Daerah 2027
Pemprov Jateng Kejar Tuntas Verifikasi KDKMP, Kompetensi Bendahara Terus Ditingkatkan
Perluas Akses Perlinsos Digital, Pemprov Jateng Ajak Ojol Cek Kelayakan Bansos 2027
ASN Terlibat Judi Online Bakal Ditindak, Pemprov Jateng Telusuri Data PPATK

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Ketua DPD ASlinmas Teguh Subroto: Mengabdi dengan Hati, Berbagi untuk Santri dan Anak Yatim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak untuk Pengembangan Sapi Perah Magelang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Usai Tiga Insiden Porprov, KONI Jateng Tekankan Pentingnya Keselamatan Atlet

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Menanti Kesembuhan Dua Tahun, Sarman Bersyukur Dokter Spesialis Hadir di Desanya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Pemprov Jateng Kejar Tuntas Verifikasi KDKMP, Kompetensi Bendahara Terus Ditingkatkan

Berita Terbaru