Wagub Taj Yasin Lepas 1.142 Pemudik dari Bandung, Pastikan Mudik Aman

- Reporter

Senin, 16 Maret 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Ribuan perantau asal Jawa Tengah memadati Lanud Husein Sastranegara Bandung, Senin siang, 16 Maret 2026, dengan wajah semringah.

Kerinduan mereka untuk pulang kampung halaman akhirnya terbayar, setelah difasilitasi Pemprov Jateng melalui program mudik gratis yang dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

“Hari ini kita melepas mudik gratis untuk daerah Jawa Barat, Bandung, Cimahi, dan sekitarnya,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Yasin tersebut di sela-sela keberangkatan.

Sebanyak 1.142 pemudik diberangkatkan menggunakan 23 bus menuju berbagai daerah di Jawa Tengah. Seperti Cilacap, Kebumen, Klaten, Sukoharjo, Banjarnegara, Tegal, Grobogan, Demak hingga Wonogiri.

Gus Yasin menekankan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam perjalanan ini. Ia memastikan bahwa seluruh kru armada telah melalui rangkaian pemeriksaan ketat sebelum diizinkan mengangkut penumpang.

“Yang diperiksa yang paling utama bukan hanya pemudiknya, akan tetapi kru dari bus mulai dari sopir hingga kernet. Itu semua kita periksa termasuk ada pemeriksaan urine,” tegasnya.

Baca Juga :  PNM Mekaar Jadi Inspirasi, Gubernur Maluku Utara Dorong Kemandirian Perempuan

Menariknya, perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak berhenti pada titik keberangkatan saja.

Gus Yasin memastikan bahwa layanan prima tetap menanti para pemudik saat mereka tiba di terminal-terminal tujuan di Jawa Tengah.

“Nanti sesampainya di terminal tipe B di Jawa Tengah, kami menyambut dengan pemeriksaan kesehatan kembali. Kami sudah menyiapkan pemeriksaan gratis lewat program spelling. Kami juga menyediakan internet gratis,” kata Gus Yasin.

Tingginya antusiasme warga Jawa Tengah di perantauan tahun ini diakui cukup luar biasa oleh panitia penyelenggara.

Ketua Satgas Mudik Paguyuban Jawa Tengah Cabang Bandung Raya, Farchan Djuniaji, mengungkapkan minat warga sebenarnya jauh melampaui kuota yang tersedia.

Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, peminat mudik gratis mencapai 2.356 orang, namun hanya bisa terealisasi sekitar 50 persen.

“Saya sampai kewalahan bagaimana menolaknya karena semua adalah teman-teman kita,” kata Farchan.

Karena keterbatasan tersebut, panitia menerapkan sistem seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Farchan merinci bahwa prioritas diberikan kepada masyarakat dengan latar belakang ekonomi tertentu.

Baca Juga :  Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, UMKM Dilibatkan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Kami seleksi apakah dia pedagang kaki lima atau bukan, memiliki SKTM atau tidak, apakah dia buruh lepas, guru ngaji, asisten rumah tangga, hingga mahasiswa. Itu yang menjadi pilihan utama kami,” jelasnya.

Dari 1.142 pemudik, peserta terbanyak berasal dari Cilacap sejumlah 339 orang, Sukoharjo 150 orang, dan Banjarnegara sejumlah 98 orang.

Asal tahu, tahun 2026 ini Pemprov Jateng kembali mengadakan mudik gratis dengan tema “Mudik Gampang Balik Tenang”. Program mudik gratis untuk perantau asal Jateng di wilayah Bandung Raya sudah telaksana lima kali. Pada 2022, program ini hanya memfasilitasi 3 bus, dan terus meningkat dari tahun ke tahun hingga sekarang dengan peserta 1.142 orang dengan 23 armada bus.***

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Berita Terbaru