Inflasi Terendah se-Indonesia, Gubernur Luthfi Dapat Apresiasi Langsung dari Wamentan

- Reporter

Minggu, 30 November 2025 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ditetapkannya Jawa Tengah sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah se-Indonesia mendapat apresiasi banyak kalangan. Atas prestasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memberi apresiasi khusus kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, atas penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diterima dari Presiden RI.

Apresiasi itu disampaikan Sudaryono saat menghadiri jamuan makan malam Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam, 29 November 2025.

“Selamat atas penghargaan dari Presiden, fresh from the oven. Jawa Tengah ini adalah provinsi dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia,” kata Sudaryono.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Bank Jateng Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan

Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi Pemprov Jateng menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan pasokan tetap aman

“Kenaikan harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah paling rendah dibanding provinsi lain. Itu capaian luar biasa,” tegasnya.

Sudaryono menilai, langkah Pemprov Jateng sejalan dengan kebijakan pertanian nasional. Di antaranya pembenahan pupuk, revitalisasi irigasi, perbaikan distribusi, hingga penguatan cadangan pangan.

“Jawa Tengah ini termasuk yang paling siap menjalankan program-program besar pertanian,” ujarnya.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, daerahnya memang memiliki fondasi kuat dalam pengendalian inflasi, terutama dari sektor pangan yang menjadi tulang punggung ekonomi Jateng.

“Jawa Tengah ini punya tiga juta hektare wilayah dan satu juta hektare adalah lahan pertanian. Ini peranan besar bagi kedaulatan pangan nasional,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Resmikan Mami Sera, Pertamina Bangkitkan Ekonomi Warga Mangunharjo

Ia menegaskan, stok dan produksi pangan yang stabil membuat Jawa Tengah mampu menekan gejolak harga.

“Inflasi yang terkait bahan pokok itu takut dengan Jawa Tengah, karena kita punya stok yang kuat. Mulai bawang, cabai yang lebih pedas dari provinsi lain, sampai bawang merah Brebes,” ujarnya.

Ahmad Luthfi juga menyebut produksi padi Jateng terus meningkat dan menjadi penopang terbesar nasional.

“Produksi padi kita hari ini sudah mencapai delapan juta ton dan memenuhi target nasional. Kontribusi Jawa Tengah itu 17,5 persen dari produksi gabah maupun padi nasional,” imbuhnya.*

Berita Terkait

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini
BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan
Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum
BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako
Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum
Semarang Tambah Pilihan Kuliner, The People’s Cafe dari ISMAYA Group Resmi Buka di Pollux Mall Paragon
Lonjakan Harga Plastik, Pemprov Jateng Gandeng Polisi Cegah Penimbunan
Akpol Dapat Bus Pendidikan dari BRI, Dorong Kualitas Taruna

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:20 WIB

Kabar Gembira dari GMM, Penyerapan Tebu Petani Blora Tetap Aman Tahun Ini

Rabu, 15 April 2026 - 12:57 WIB

BRI Semarang Salurkan KUR Rp5,63 T, Sektor Produktif Dominasi Pembiayaan

Rabu, 15 April 2026 - 12:20 WIB

Luthfi Kawal Penerbitan HGB KITB demi Menarik Investasi dan Jaga Kepastian Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 11:37 WIB

BRI Purwodadi Gandeng Yayasan Lokal, Sisir Warga Terdampak Ekonomi untuk Bagikan Sembako

Selasa, 14 April 2026 - 15:55 WIB

Menteri Ferry Sebut Jateng Terdepan Pembentukan Koperasi Berbadan Hukum

Berita Terbaru