BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

- Reporter

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Pada momentum Hari Pajak Nasional yang diperingati setiap 14 Juli, BRI menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui setoran pajak dan dividen kepada negara.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sekaligus kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Komitmen tersebut sejalan dengan arahan Danantara Indonesia dalam menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi negara.

“Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” katanya.

Pada Kuartal I 2026, total setoran BRI secara konsolidasian mencapai Rp19,1 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari setoran pajak sebesar Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan sebesar Rp11 triliun.

Kontribusi BRI kepada negara juga tercermin dari capaian dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, BRI menyetorkan Rp50,5 triliun yang terdiri dari pajak Rp27,3 triliun dan dividen sebesar Rp23,2 triliun.

Baca Juga :  Pengadilan Semarang Vonis Terdakwa Kasus Pajak, Ini Rinciannya!

Pada 2024, kontribusi tersebut meningkat menjadi Rp57,6 triliun. Angka tersebut terdiri dari pajak sebesar Rp31,9 triliun dan dividen tahun berjalan sebesar Rp25,7 triliun.

Sementara pada 2025, BRI kembali menyumbang Rp55,8 triliun kepada negara. Setoran tersebut terdiri dari pajak sebesar Rp28,1 triliun dan dividen tahun berjalan senilai Rp27,7 triliun.

Adapun kontribusi perpajakan BRI mencakup berbagai jenis kewajiban kepada negara. Mulai dari Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan hingga Pajak Daerah.

Dijelaskan Hery, kontribusi yang terus terjaga tersebut menunjukkan posisi strategis BRI dalam mendukung kekuatan fiskal nasional. Menurutnya, keberlanjutan kontribusi itu didukung oleh fundamental bisnis yang kuat dan pertumbuhan usaha yang sehat.

Baca Juga :  Promo KPR hingga Emas, BCA Syariah Hadir di BCA EXPO 2025 Semarang

Hingga Kuartal I 2026, BRI Group membukukan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun di tengah tekanan ekonomi global. Pada periode yang sama, total aset BRI Group tumbuh 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun.

Kredit dan pembiayaan BRI Group juga meningkat 13,7 persen secara tahunan menjadi Rp1.562 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga tumbuh 9,4 persen menjadi Rp1.555,1 triliun.

Dana murah atau CASA terus mendominasi struktur pendanaan BRI Group. Nilainya mencapai Rp1.058,6 triliun atau setara 68,07 persen dari total DPK, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 65,77 persen.

“Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat bahwa penciptaan nilai BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara,” jelasnya.(**)

Berita Terkait

Pasar Semarang Sumbang 14 Persen Bisnis ARTUGO
Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha
Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW
Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha
Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal
GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra
Potong Tumpeng HUT ke-27 SP PLN, Abrar Ali Tegaskan Perjuangan Hak Pekerja
Abrar Ali Kukuhkan Pengurus SP PLN UID Yogyakarta, Tekankan Komunikasi dan Kolaborasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Investasi Rp19,07 Triliun Mengalir ke Jateng, Pemerintah Siapkan Ekosistem Usaha

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pengeboran Panas Bumi Gunung Ungaran Ditargetkan Akhir 2028, Potensi 55 MW

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Bantu Keluarga Keluar dari Kemiskinan, PKK-Baznas Jateng Beri Pelatihan Usaha

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Transportasi Jateng Bertransformasi, Taksi Listrik Jadi Langkah Awal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:16 WIB

GRANDE 2027 “Tahta Pesona Raya”, Ethica Group Perkuat Tren Sarimbit dan Jaringan Mitra

Berita Terbaru