Sambut Hari Santri 2026, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Bersih Pesantren

- Reporter

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menggalakkan gerakan kebersihan di lingkungan pondok pesantren.

Kegiatan bersih-bersih atau roan dilaksanakan di 117 pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah. Kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Selasa, 20 Oktober 2026.

Taj Yasin yang memimpin Jawa Tengah bersama gubernur Ahmad Luthfi, mengatakan, gerakan ini menjadi upaya menanamkan kepedulian terhadap kebersihan sekaligus mendorong pesantren mengelola sampah secara lebih baik. Menurutnya, kebersihan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.

Oleh karenanya, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengajak masyarakat membiasakan diri membawa dan mengumpulkan sampah masing-masing ketika mengikuti kegiatan, termasuk pengajian. Sampah tersebut kemudian dibuang pada tempatnya dan dipilah agar dapat dimanfaatkan kembali.

Baca Juga :  Taj Yasin Tekankan Integrasi Sains, Teknologi, dan Nilai Keilmuan Pesantren

Menurut Taj Yasin, sampah plastik dapat didaur ulang atau diolah menjadi berbagai kreasi. Sementara itu, sampah organik dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot yang bisa digunakan sebagai pakan ternak.

“Yang non-daur ulang bisa dikembangkan menjadi maggot, menjadi pakan ternak. Ini semuanya harus kita olah. Dimulai dari kapan? Dari hari ini. Dimulai dari mana? Dari pesantren ini,” ujarnya.

Ia berharap pesantren dapat menjadi salah satu pelopor budaya bersih di tengah masyarakat. Dengan pembiasaan sejak lingkungan pendidikan, kepedulian terhadap kebersihan diharapkan tidak hanya tumbuh di kalangan santri, tetapi juga terbawa ketika mereka beraktivitas di luar pesantren.

Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengatakan, gerakan Roan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pelaksanaan tingkat provinsi dipusatkan di Pemalang, sedangkan di daerah, Kemenag bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan pesantren yang menjadi lokasi kegiatan.

Baca Juga :  Solusi Inovatif dari UNDIP: Desalinasi untuk Industri Hijau dan Pengendalian Banjir

Selain kegiatan bersih-bersih, agenda di Ponpes Roudhotul Mubtadiin juga diisi dengan penyaluran bantuan kepada pesantren dan masyarakat serta pelayanan kesehatan, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Spesialis Keliling (Speling).

Bagi para santri, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman tersendiri. Salah satunya Muhammad Anugerah Vito, yang menerima peci langsung dari Taj Yasin. Ia mengaku senang bisa mengikuti kegiatan Roan bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Menjelang Hari Santri 2026, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Semoga bisa merubah diri kita yang menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Taj Yasin juga menyerahkan bantuan rehabilitasi Ponpes Raudhatul Mubtadi’in Pemalang sebesar Rp20 juta dan paket sembako dari Baznas Jateng.*

Berita Terkait

Aktivis Perempuan Jerman Bagikan Pengalaman, Santri Didorong Berburu Beasiswa Luar Negeri
Magister Hukum UNW Siapkan Lulusan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum Era Digital
Koding dan Robotik Dinilai Penting, Nawal Yasin Dorong Inovasi Pembelajaran di Sekolah
Bunda PAUD Jateng Dorong Guru Kuasai Coding dan Robotik Sejak Dini
Nawal Yasin: Guru PAUD Layak Dapat Kesetaraan Status dan Hak Profesi
Peduli Lingkungan Sejak Dini, Jateng Tetapkan 52 Sekolah Adiwiyata 2026
Taj Yasin Dorong Santri Bangun Kepemimpinan dengan Ilmu, Amal, dan Riyadhah
Dari RPL JPT, Sekda Jateng Sumarno Gagas Kelanjutan Pendidikan Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Sambut Hari Santri 2026, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Bersih Pesantren

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Aktivis Perempuan Jerman Bagikan Pengalaman, Santri Didorong Berburu Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Magister Hukum UNW Siapkan Lulusan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum Era Digital

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Koding dan Robotik Dinilai Penting, Nawal Yasin Dorong Inovasi Pembelajaran di Sekolah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Bunda PAUD Jateng Dorong Guru Kuasai Coding dan Robotik Sejak Dini

Berita Terbaru