Solusi Inovatif dari UNDIP: Desalinasi untuk Industri Hijau dan Pengendalian Banjir

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Rob dan Banjir yang terjadi di Pantai Utara Jawa Tengah dapat diselesaikan dengan sejumlah program. Salah satunya melalui desalinasi skala besar.

Dimana air yang disedot melalui pompa dan ditampung dalam kolam retensi kemudian diolah dengan desalinasi dan dijadikan air siap minum bagi kawasan industri di pantura.

Hal ini mengemuka dalam FGD “Membangun Desalinasi Skala Besar untuk Industri Hijau dan Penanganan Rob di Jawa Tengah“, yang diselenggarakan oleh KBK Departemen Politik dan Ilmu Pemerintahan FISIP Undip pada 29 Oktober 2025.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Undip bidang Riset, Inovasi, Kerjasama dan Komunikasi Pubik, Wijayanto, Ph.D. Dengan narasumber Prof. I Nyoman Widiasa (pakar desalinasi Undip), Dr. Aji Setya Budi (Direktur Utama BUMD PT Tirta Utama Jawa Tengah), Drs. Setyo Adi P, MM (Chief Operational Officer Jateng Land), dan Dr. Zulkifli (Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah Jawa Tengah), dan dipandu oleh Dr. Dewi Erowati (pakar desentralisasi).

Prof. Nyoman dari tinjauan lapangan dan studinya disejumlah negara memberikan analisa, bahwa kolam retensi sebagai penampungan air rob dan air hujan di kawasan Demak sering penuh karena tidak dimanfaatkan secara optimal. Air payau ringan dalam kolam retensi, semestinya bisa menjadi air baku yang dapat diolah menjadi air siap minum dengan sistem desalinasi yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh kawasan industri di wilayah Demak.

Baca Juga :  Guru Muchtar Jadi Inspirasi, Sekda Jateng Datangi Sekolah di Tengah Laguna Segara Anakan Cilacap

“Dengan demikian, desalinasi memiliki fungsi ganda yakni menyediakan air minum sekaligus dapat mengurangi rob dan banjir,” katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, desalinasi dengan memanfaatkan kolam retensi menjadi bagian dari penangangan rob dan banjir secara holistik selain dengan giant sea wall, hybrid sea wall, normalisasi sungai, pembuatan jalan desa, revitalisasi tambak, dan padi salin.

Dr. Aji Setya Budi (Direktur Utama BUMD PT Tirta Utama Jawa Tengah) menjelaskan, bahwa PT Tirta Utama Jawa Tengah siap untuk menjadi pioner dalam membangun desalinasi air skala besar. PT TUJT memilki pengalaman dalam mengelola Wasusokas yang memiliki tantangan cukup kompleks. Desalinasi dengan memanfaatkan kolam retensi tidak saja berpotensi untuk kawasan industri, namun juga bisa mensuplai hingga Kab Kudus. Terlebih di kawasan pantura yang memiliki ketersediaan listrik sangat mencukupi. Perhitungan sementara juga menunjukkan bahwa potensi desalinasi tersebut juga sangat kompetitif secara ekonomis.

Baca Juga :  Kolaborasi Jadi Kunci, Mahasiswa Diajak Terjun Langsung Bangun Jateng

Sementara itu, Dr. Zulkifli (Ketua TPPD Jawa Tengah), mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menyampaikan, dengan keberhasilan program desalinasi skala kecil bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Pekalongan, Brebes, dan Demak, maka saatnya desalinasi dikembangkan dalam skala besar. Tidak saja untuk memenuhi kebutuhan air minum sebagai kebutuhan dasar warga, namun juga untuk menyelesaikan problem lingkungan di Jawa Tengah.

“Desalinasi sebagai solusi di wilayah pesisir difokuskan di 17 kab/kota di wilayah pesisir Jawa Tengah dan secara bisnis sangat worth it,” katanya.

Dalam sambutannya, Wijayanto, Ph.D (Wakil Rektor Undip bidang Riset, Inovasi, Kerjasama dan Komunikasi Pubik) menyampaikan bahwa desalinasi yang dikembangkan oleh Undip sudah diaplikasikan di berbagai daerah termasuk oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Sebagai komitmen bahwa karya inovasi tidak saja berhenti menjadi artikel namun juga bisa berdampak nyata bagi masyarakat.*

Berita Terkait

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri
Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng
Hafal 30 Juz di Demak, Santri Lamongan Raih Bisarah Pemprov Jateng
Jateng Siapkan Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru
Luthfi Tegas di Pembukaan SPMB Jateng: Titipan Langsung Dicoret
Belajar Kepemimpinan Sejak Dini, Anak TK Kunjungi Kantor Wagub Jateng
Pemprov Jateng Salurkan Bisyaroh Penghafal Al-Qur’an, Tiap Tahun Capai 2.000 Santri
Gus Yasin Siapkan Satgas dan Layanan Aduan untuk Santri Pesantren

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Senin, 25 Mei 2026 - 16:53 WIB

Dari 161 Peserta, Sebanyak 15 Tim Lolos Final Lomba Artikel Pemprov Jateng

Senin, 25 Mei 2026 - 05:36 WIB

Hafal 30 Juz di Demak, Santri Lamongan Raih Bisarah Pemprov Jateng

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:56 WIB

Jateng Siapkan Kurikulum Koperasi Masuk Sekolah Mulai Tahun Ajaran Baru

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:27 WIB

Luthfi Tegas di Pembukaan SPMB Jateng: Titipan Langsung Dicoret

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB