Pemprov Jateng Pastikan Perbaikan Jalan Randublatung–Cepu Segera Dimulai

- Reporter

Senin, 1 Juni 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora ternyata sudah terprogram dan memasuki proses lelang. Untuk penanganan ruas jalan tersebut, Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,276 miliar pada 2026.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan awal, anggaran Rp 5,276 miliar tersebut dialokasikan untuk menangani perbaikan ruas jalan yang rusak berat di wilayah Desa Kediren.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, desain teknis akan dievaluasi agar panjang jalan yang diperbaiki dapat ditambah lagi,” jelas Henggar.

Sebagai tambahan informasi, pada 2025 ruas jalan Singget-Doplang-Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang ada di wilayah Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan, sudah dilakukan penanganan dengan anggaran Rp 19,92 miliar.

Adapun total luas jalan provinsi di Kabupaten Blora sepanjang 101,5 kilometer, dan anggaran yang dialokasi dari APBD Provinsi Jateng pada 2025-2026 untuk perbaikan total sebesar Rp 45,86 miliar.

Baca Juga :  Sarung Batik dan Semangat Tri Sakti Bung Karno

Selain mengandalkan APBD Provinsi Jawa Tengah, pemerintah provinsi juga menempuh upaya melalui usulan penanganan ruas jalan di Kabupaten Blora melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Henggar menyebut terdapat tiga ruas jalan di Kabupaten Blora yang akan diusulkan masuk dalam program tersebut.

“Dan ini telah kita usulkan ke Inpres Jalan Daerah. Jadi masuk ke IJD, mudah-mudahan semuanya dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Berdasarkan data Pemprov Jateng pada 2026 telah diajukan dukungan pendanaan melalui program IJD kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebesar Rp 46,6 miliar untuk percepatan penanganan ruas Singget-Doplang-Cepu.

Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Tah Yasin Maimoen (Gus Yasin), meminta seluruh jajarannya merespons cepat setiap keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur, terutama yang telah menjadi perhatian publik.

“Kita lihat masalah sosial ini secara komprehensif. Tidak boleh kaku, harus luwes, dan tahu lapangan. Kalau tidak, maka benturannya kepentingan publik,” tegas Luthfi.

Menurutnya, berbagai keluhan yang viral di media sosial harus menjadi bahan evaluasi agar pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Arus Mudik Natal dan Tahun Baru Dimatangkan, Ahmad Luthfi: Jalan Harus Mulus dan Terang

Luthfi juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan dalam perbaikan jalan dan meminta agar penanganan tidak dilakukan secara asal-asalan. Tidak sekadar tambal sulam.

“Jangan asal-asalan. Harus dikerjakan secara profesional,” katanya.

Ia meminta ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat mendapat prioritas penanganan.

“Balai dan dinas harus memperhatikan ini. Begitu ada jalan berlubang dan sudah rusak berat, maka harus menjadi skala prioritas penanganannya,” lanjutnya.

Selain mengoptimalkan anggaran daerah, Luthfi meminta seluruh jajaran mengawal secara serius usulan bantuan pemerintah pusat melalui kementerian maupun DPR RI, agar percepatan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah dapat segera terealisasi.

Pemprov Jateng menyampaikan terima kasih atas seluruh kritik dan masukan yang konstruktif dari masyarakat. Masukan ini jadi bagian penting dari kolaborasi positif antara pemerintah dan masyarakat, dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang makin baik di berbagai sektor, tidak hanya infrastruktur tetapi juga sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.***

Berita Terkait

Gubernur Luthfi Prihatin OTT Bupati Pemalang: Sudah Sampai Nyinyir Kami Ingatkan
Bangun SDM Unggul, Jateng Berangkatkan 10 ASN Kuliah Pascasarjana Lewat Bappenas
Bappenas Beri Beasiswa untuk 10 ASN Jateng, Perkuat Perencanaan Pembangunan
375 Desain Bersaing, Gumregut Nyawiji Terpilih Jadi Logo Hari Jadi Jateng
Sumarno Ingatkan ASN Terbuka terhadap Kritik demi Tingkatkan Pelayanan Publik
Kemarau Melanda 25 Daerah, Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih
Perlindungan Buruh Jadi Prioritas, Luthfi Perkuat Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja
Di Hadapan BEM SI, Ahmad Luthfi: Mahasiswa Harus Ambil Peran Bangun Daerah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:44 WIB

Gubernur Luthfi Prihatin OTT Bupati Pemalang: Sudah Sampai Nyinyir Kami Ingatkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:17 WIB

Bangun SDM Unggul, Jateng Berangkatkan 10 ASN Kuliah Pascasarjana Lewat Bappenas

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:49 WIB

Bappenas Beri Beasiswa untuk 10 ASN Jateng, Perkuat Perencanaan Pembangunan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:48 WIB

375 Desain Bersaing, Gumregut Nyawiji Terpilih Jadi Logo Hari Jadi Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:38 WIB

Sumarno Ingatkan ASN Terbuka terhadap Kritik demi Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terbaru