Pers dan Dunia Pendidikan: Kunci untuk Menyiapkan Generasi Unggul Menurut Rektor USM

- Reporter

Kamis, 6 Februari 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Dialog 5 Rektor bertema

Acara Dialog 5 Rektor bertema "Masa Depan Pers di Era AI" yang digelar di Aula RS Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Rabu, 5 Februari 2025. Foto : Dok.HPN/metrojateng.id

Semarang – Rektor Universitas Semarang (USM) Dr Supari ST MT menegaskan bahwa pers tetap memegang peran penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam menyiapkan generasi masa depan. Hal tersebut disampaikan dalam acara Dialog 5 Rektor bertema “Masa Depan Pers di Era AI” yang digelar di Aula RS Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) pada Rabu, 5 Februari 2025.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-79 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Dalam diskusi tersebut, Dr Supari menyampaikan bahwa dunia pers dan perguruan tinggi memiliki irisan yang sama dalam mencetak generasi unggul. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mendapat pendidikan di dalam kelas, tetapi juga melalui pemberitaan pers yang turut membentuk wawasan mereka.

Baca Juga :  Dukung Perekonomian, Pemerintah Beri Insentif Pajak bagi Pekerja di Lima Sektor Industri

“Oleh karena itu, dunia pendidikan dan pers harus berjalan beriringan. AI tidak bisa kita tolak atau hindari, melainkan harus dimanfaatkan secara maksimal. Justru kita harus ikut membangun AI agar dapat lebih membantu pers dan pendidikan tinggi dalam mencapai tujuan mulia, yaitu mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas,” ungkap Dr Supari.

Lebih lanjut, Dr Supari menegaskan bahwa perubahan adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Namun, di tengah perubahan tersebut, reputasi dan kredibilitas pers harus tetap dijaga agar tetap dipercaya oleh publik.

“Dunia selalu berubah, satu hal yang pasti adalah perubahan itu sendiri. Yang harus kita jaga adalah reputasi dan kredibilitas. Jika insan pers tidak menjaga reputasi dan kepercayaan, maka tidak akan ada yang percaya lagi kepada pers,” tegasnya.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Jateng Kokoh di Tengah Bencana, Surplus Beras Tembus 700 Ribu Ton

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS dalam wawancarannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, membawa dampak positif maupun negatif. Oleh karena itu, pers harus mampu memanfaatkan AI untuk memperkuat kredibilitas informasi yang disampaikan kepada publik.

“Yang harus kita perhatikan adalah siapa yang menggunakan teknologi ini. Jika dikelola dengan baik, AI dapat menjadi alat yang memperkuat kredibilitas dan nilai tambah bagi pers,” ujarnya.***

Berita Terkait

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Berita Terbaru