Dana Kelolaan Tembus Rp 70 Triliun, Mandiri Investasi Jajaki Peluncuran Reksa Dana ETF Emas Syariah di Awal 2026

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) berencana meluncurkan produk Reksa Dana ETF Syariah berbasis Emas pada kuartal pertama 2026. Untuk mempersiapkan peluncuran dan pemasaran produk investasi tersebut, pada hari ini, Jumat (28/11), Mandiri Investasi melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas), yang menjadi Dealer Partisipan ETF Emas pertama di Indonesia.

Kolaborasi antara Mandiri Investasi dan Mandiri Sekuritas yang merupakan bagian dari Bank Mandiri Group ini, bertujuan untuk mendukung ekosistem perdagangan Reksa Dana ETF Emas Syariah yang akan diluncurkan oleh Mandiri Investasi agar menjadi likuid, terjangkau, dan mudah diakses, sehingga investor dapat melakukan transaksi jual dan beli unit penyertaan reksa dana ETF tersebut layaknya transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan.

Menurut Direktur Mandiri Investasi Hardiyanto Pilia, Reksa Dana ETF Emas Syariah yang akan diluncurkan Mandiri Investasi merupakan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif dengan underlying emas fisik yang tersimpan di lembaga penyimpan emas yang juga terdaftar sebagai LJK Bulion. Reksa Dana ETF Emas Syariah tersebut akan menawarkan eksposur langsung terhadap emas fisik murni yang sesuai dengan prinsip syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 163/DSN-MUI/VII/2025.

“Reksa Dana ETF Emas Syariah yang akan kami luncurkan diharapkan dapat menjadi solusi investasi modern dibandingkan berinvestasi di emas fisik, sebab investor tidak perlu repot menyimpan fisik emas. Selain itu, unit penyertaannya dirancang mengikuti harga emas domestik atau global, serta mudah diperdagangkan dengan biaya per unit penyertaan yang terjangkau. Oleh karena itu, produk ini cocok untuk semua segmen investor,” jelas Hardiyanto.

Baca Juga :  Strategi Fiskal 2026 Jawa Tengah Fokus Efisiensi Anggaran, Optimalisasi PAD dan BUMD

Mandiri Investasi optimistis, produk investasi yang saat ini sedang menunggu diterbitkannya aturan dari OJK tersebut akan mendapat animo tinggi dari investor baik institusi maupun ritel. Tren permintaan terhadap instrumen emas meningkat dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya dinamika ekonomi global, volatilitas pasar, dan kebutuhan investor untuk aset pelindung nilai. Bahkan, di pasar global, ETF emas telah menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati dengan AUM USD 472 miliar per akhir September 2025 menurut World Gold Council.

Sementara dari sisi Mandiri Sekuritas, selain bertindak sebagai perantara investor untuk bertransaksi di BEI, juga akan bertindak sebagai institusi yang melakukan pembelian dan penjualan emas fisik dengan penyedia emas dalam rangka creation dan redemption unit di pasar primer dan memastikan tersedianya likuiditas terhadap Reksa Dana ETF Emas Syariah dari Mandiri Investasi.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, ”Kami sangat menyambut baik kerja sama untuk memperdagangkan Reksa Dana ETF Emas Syariah dengan spread kompetitif dan volatilitas harga yang lebih terkelola dengan Mandiri Investasi. Produk ini memiliki informasi harga dan portofolio dijamin transparan, karena Nilai Aktiva Bersih (NAB) dipublikasikan secara reguler.”

“Produk ini merupakan solusi bagi para investor, karena nantinya tidak perlu khawatir dengan likuiditas transaksi Reksa Dana ETF Emas Syariah yang akan diluncurkan Mandiri Investasi. Hal itu karena produk investasi ini dirancang sangat fleksibel, dan sangat cocok untuk investor yang ingin eksposur emas sebagai safe heaven atau diversifikasi portofolio. Kerja sama dengan Mandiri Investasi tentunya akan memberikan keamanan bagi para investor, karena didukung oleh ekosistem keuangan besar di Indonesia, Mandiri Group, yang kredibel dan terpercaya,” lanjut Oki.

Baca Juga :  Kejar Swasembada Pangan 2026, Jateng Andalkan Data dan Intervensi Lapangan

Bagi Mandiri Investasi, kehadiran produk investasi baru ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Mandiri Investasi di tahun 2026. Untuk diketahui, hingga 28 November 2025, total dana kelolaan dari beragam produk investasi yang dirilis perusahaan, telah mencapai lebih dari Rp 70 triliun secara konsolidasi, yang diproyeksi akan terus meningkat hingga akhir 2025.

Sebagai salah satu perusahaan Manajer Investasi nasional terbesar di Indonesia, Mandiri Investasi terus memperluas ragam solusi investasinya dengan 54 produk investasi mencakup ETF, reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, produk alternatif, hingga produk bertema ESG. Sebelumnya Mandiri Investasi telah menghadirkan produk Reksa Dana Indeks dan ETF yaitu: Mandiri Indeks FTSE Indonesia ESG, Mandiri Investa Indeks Obligasi Negara, Mandiri ETF LQ45 dan Mandiri ETF SRI-KEHATI, sehingga kehadiran ETF Emas Syariah akan melengkapi jajaran produk yang tersedia bagi investor. Seluruh produk investasi tersebut dipasarkan melalui 43 APERD yang terdiri atas bank, perusahaan sekuritas, fintech, termasuk mitra distribusi di Singapura.

Kinerja positif, serta inovasi produk investasi yang beragam dengan total dana kelolaan yang besar, membuat Mandiri Investasi berhasil mendapat kepercayaan dan sejumlah penghargaan dari Alpha Southeast Asia, Bareksa dan InvestorTrust & Infovesta.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Fokus Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah di Jateng
Auto 23 Semarang Shopping Center Suguhkan Deretan Mobil Terbaru dari 10 Brand Ternama
Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar
Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar
Ahmad Luthfi Tawarkan Investasi Energi Hijau kepada Pengusaha Tiongkok
Prambanan Dipuji Delegasi Eropa sebagai Magnet Wisata Sepeda dan Budaya Pedesaan Indonesia
VIP Room Baru Adi Soemarmo Dibangun Lebih Luas, Target Rampung Desember 2026
Rayakan HUT ke-4, EYE SOUL Hadirkan Promo Kacamata dan Softlens Murah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:08 WIB

Ahmad Luthfi Fokus Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah di Jateng

Senin, 25 Mei 2026 - 16:26 WIB

Auto 23 Semarang Shopping Center Suguhkan Deretan Mobil Terbaru dari 10 Brand Ternama

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:22 WIB

Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:19 WIB

Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:37 WIB

Ahmad Luthfi Tawarkan Investasi Energi Hijau kepada Pengusaha Tiongkok

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB