Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat

- Reporter

Senin, 16 Februari 2026 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan pentingnya mengurangi risiko kanker, dengan rajin menjalankan aktivitas fisik alias olahraga.

Menurutnya, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka penyakit tidak menular pada tahun 2023, meningkat dibandingkan tahun 2018.

“Ini disebabkan, aktivitas fisik yang kurang. Teman-teman jangan mager ya,” pesan Sekda, saat hadir mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), dalam acara “Love Heals: A Symphony of Millions of Hope”. Acara diadakan oleh Yayasan Kangker Indonesia, Minggu, 15 Februari 2026, di Marina Convention Center Kota Semarang.

Sumarno mengatakan, Yayasan Kanker Indonesia memiliki peran dari sisi promotif, yaitu mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan.

Baca Juga :  Lala Manfaatkan Antrean Online JKN untuk Perawatan Cedera Tangannya

Pesan lainnya, adalah pentingnya menjaga asupan makanan. Yakni memperbanyak sayur-sayuran dan buah-buahan. Serta menghindari kebiasaan merokok.

Dia juga mengajak masyarakat agar mencegah obesitas, dengan mengurangi konsumsi gula. Terlebih, saat ini obesitas juga banyak dialami oleh anak-anak.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Sumarno, mendukung program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diprakarsai Presiden Prabowo Subiyanto. CKG dilaksanakan setiap peringatan ulang tahun warga, sebagai upaya deteksi dini penyakit kronis pada masyarakat.

Sumarno mengibaratkan CKG layaknya deteksi jalan berlubang. Jika diketahui ada lubang di jalan, hendaknya cepat-cepat diperbaiki. Demikian pula CKG.

Baca Juga :  KA Sancaka Utara Kembali Beroperasi Mulai 1 Februari 2025, Relasi Diperpanjang hingga Cilacap

“Saat diiketahui ada masalah, ada upaya untuk segera menangani dan mengobati,” tegasnya.

Pemprov sendiri, lanjutnya, juga memiliki program Speling. Yakni dokter spesialis keliling yang merupakan program kolaborasi dengan CKG. Program ini bertujuan memberikan akses layanan kesehatan spesialis gratis kepada masyarakat Jawa Tengah.

“Mari masyarakat Jawa Tengah memanfaatkan program ini,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Sumarno memberikan apresiasi kepada Yayasan Kanker Indonesia Cabang Koordinator Jawa Tengah, yang konsisten membantu masyarakat dalam memberikan harapan kepada penyintas kanker.

Konser amal ini menghadirkan special performance band legendaris Kahitna. Dana yang dikumpulkan selama konser akan disumbangkan untuk memberikan dukungan pejuang kanker.*

Berita Terkait

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa
Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif
Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah
Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat
Kejar Eliminasi TBC 2030, Gus Yasin Tekankan Peran Kunci Masyarakat
Gus Yasin Tinjau Pembangunan Gedung VIP RSUD Margono Soekarjo, Layanan Radioterapi Terbaik di Banyumas
Heri Pudyatmoko Minta Penurunan Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Jateng
Luthfi Tekankan Peran PDGI, 31 Puskesmas di Jateng Belum Miliki Dokter Gigi

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 11:54 WIB

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 06:56 WIB

Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:23 WIB

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:15 WIB

Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB