Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif

- Reporter

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan tidak boleh ada rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang menolak pasien akibat penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pada 2026. Pemprov memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, khususnya bagi pasien penyakit kronis yang bergantung pada terapi berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar, mengatakan, hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah, terlepas dari adanya kendala administratif kepesertaan jaminan kesehatan.

“Pemprov Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Tidak boleh ada penolakan pasien, terutama bagi mereka yang sedang menjalani terapi rutin dan berisiko tinggi jika pengobatan terhenti,” ujar Yunita, di Semarang, Senin, 9 Februari 2026.

Yunita mengatakan, penegasan tersebut atas arahan dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, beserta Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Pemerintah provinsi memastikan negara tetap hadir dalam layanan kesehatan, dengan menjamin tidak ada penolakan pasien meski dihadapkan pada persoalan administratif kepesertaan jaminan kesehatan.

Baca Juga :  Sido Muncul Undang Penjual Jamu dan Angkringan ke Pabrik

Berdasarkan data BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah yang bersumber dari Kementerian Sosial, dari total 14.299.031 jiwa peserta PBI JK di Jawa Tengah, sebanyak 1.623.753 jiwa dinonaktifkan pada 2026. Di antara peserta terdampak, terdapat pasien hemodialisa, kemoterapi, dan thalasemia yang membutuhkan perawatan rutin dan berkelanjutan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau seluruh bupati dan wali kota agar memastikan Dinas Kesehatan kabupaten/kota segera melakukan koordinasi lintas sektor dengan Dinas Sosial, BPJS Kesehatan cabang, serta fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Tim Gizi Poltekkes Kemenkes Semarang Kenalkan Menu Seimbang bagi Diabetesi Selama Ramadan

“Koordinasi ini penting untuk memastikan jaminan pembiayaan dan pelayanan kesehatan bagi pasien hemodialisa, thalasemia, kemoterapi, serta penyakit kronis lainnya tetap terpenuhi selama proses penanganan administrasi berlangsung,” jelas Yunita.

Selain pemerintah daerah, Pemprov Jateng juga meminta BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Tengah untuk menghimbau seluruh cabang BPJS di daerah agar tetap menjamin pembiayaan layanan kesehatan bagi pasien-pasien terdampak sambil menunggu proses reaktivasi kepesertaan PBI JK.

Menurut Yunita, pengawasan dan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar tidak ada masyarakat yang kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan administratif.

“Pemprov Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada warga yang dirugikan dan kehilangan hak pelayanan kesehatan akibat kendala kepesertaan,” tandasnya.*

Berita Terkait

Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah
Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat
Kejar Eliminasi TBC 2030, Gus Yasin Tekankan Peran Kunci Masyarakat
Gus Yasin Tinjau Pembangunan Gedung VIP RSUD Margono Soekarjo, Layanan Radioterapi Terbaik di Banyumas
Heri Pudyatmoko Minta Penurunan Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Jateng
Luthfi Tekankan Peran PDGI, 31 Puskesmas di Jateng Belum Miliki Dokter Gigi
TP PKK Jateng Dorong IVA Test dan Sadanis untuk Cegah Kanker Perempuan

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 06:56 WIB

Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:23 WIB

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:15 WIB

Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:31 WIB

Kejar Eliminasi TBC 2030, Gus Yasin Tekankan Peran Kunci Masyarakat

Berita Terbaru