KA Sancaka Utara Angkut Ribuan Penumpang dalam Sebulan Pertama

- Reporter

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-KA SANCAKA UTARA- PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan KA Sancaka Utara sejak 1 Februari 2025, bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

-KA SANCAKA UTARA- PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan KA Sancaka Utara sejak 1 Februari 2025, bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Foto : Dok.KAI/metrojateng.id

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan KA Sancaka Utara sejak 1 Februari 2025, bertepatan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Dalam satu bulan pertama operasionalnya, KA yang melayani relasi Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap PP ini telah mengangkut sebanyak 2.079 penumpang di wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengungkapkan, minat masyarakat terhadap KA Sancaka Utara cukup tinggi, terbukti dari jumlah penumpang khususnya yang naik di wilayah Daop 4 Semarang terdapat sebanyak lebih dari 2 ribu penumpang.

“Selama 28 hari perjalanan, KA Sancaka Utara melayani naik turun penumpang di beberapa stasiun wilayah Daop 4 Semarang, yakni Stasiun Cepu, Randublatung, Kradenan, Gambringan, dan Gundih. Rata-rata jumlah penumpang naik per hari mencapai 74 orang,” ungkap Franoto.

Sedangkan untuk kedatangan penumpang, terdapat sebanyak 1.464 penumpang atau rata-rata 52 penumpang per hari yang datang atau tiba menggunakan KA Sancaka Utara di lima stasiun tersebut.

Berdasarkan data, okupansi atau keterisian tempat duduk dari KA Sancaka Utara pada relasi Surabaya – Cepu – Yogyakarta – Cilacap mencapai 63 persen atau sebanyak rata-rata 286 penumpang per hari dari kapasitas 456 tempat duduk yang disediakan. Sementara itu, okupansi pada relasi sebaliknya, yakni Cilacap – Yogyakarta – Cepu – Surabaya, tercatat sebesar 47 persen dengan rata-rata per hari sebanyak 213 penumpang dari kapasitas yang sama.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Resmikan Kembali Penerbangan Solo-Bandung dan Solo-Surabaya

Mulai 8 Maret 2025, juga terdapat perubahan sarana pada KA Sancaka Utara. Semula KA Sancaka Utara menggunakan rangkaian kereta kelas eksekutif mild steel dan kelas bisnis, per 8 Maret 2025 rangkaian kereta kelas bisnis diganti menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi new generation modifikasi.

Dengan perubahan ini, jumlah tempat duduk yang disediakan juga meningkat. Sebelumnya KA Sancaka Utara dapat mengangkut sebanyak 456 penumpang, dengan perubahan ini menjadi 488 penumpang.

Fasilitas pada kereta ekonomi new generation modifikasi meliputi kursi berjumlah 72 seat yang dirancang lebih luas dan nyaman dibandingkan kereta ekonomi biasa. Kereta ini juga dilengkapi dengan captain seat yang memungkinkan penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih eksklusif dengan sandaran tangan yang nyaman.

Selain itu, kursi ergonomis didesain mengikuti kontur tubuh penumpang, mengurangi kelelahan saat perjalanan jarak jauh. Kursi pada kereta ini juga disusun searah laju kereta api, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman tanpa rasa pusing akibat posisi kursi yang berlawanan arah dengan pergerakan kereta.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih memanfaatkan layanan KA Sancaka Utara sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Dengan adanya KA ini, konektivitas antar wilayah terutama Utara Pulau Jawa dengan Selatan semakin terbuka, serta dapat mendukung mobilitas masyarakat baik untuk keperluan bisnis, perjalanan wisata, maupun kebutuhan lainnya,” tutup Franoto.

Baca Juga :  Mama Mertua Luncurkan Tumpeng 1 Meter Pertama di Semarang

KAI terus berupaya menghadirkan layanan terbaik dengan menyediakan berbagai pilihan rute perjalanan yang menghubungkan kota-kota strategis. Kehadiran KA Sancaka Utara diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian di berbagai daerah yang dilaluinya.

KA Sancaka Utara relasi Surabaya – Cilacap, berangkat Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 07.00 WIB, Stasiun Cepu 09.08 WIB, Stasiun Randublatung 09.30 WIB, Stasiun Kradenan 10.15 WIB, Stasiun Gambringan 10.46 WIB, Stasiun Gundih 11.13 WIB, dan tiba Stasiun Solo Balapan 11.56 WIB, Stasiun Yogyakarta 13.01 WIB, Stasiun Kutoarjo 13.59 WIB, Stasiun Kebumen 14.24 WIB, Stasiun Kroya 15.08 WIB, Stasiun Cilacap 15.58 WIB.

KA Sancaka Utara relasi Cilacap – Surabaya, berangkat Stasiun Cilacap pukul 17.10 WIB, Stasiun Kroya 18.22 WIB, Stasiun Kebumen 19.17 WIB, Stasiun Kutoarjo 19.39 WIB, Stasiun Yogyakarta 20.44 WIB, Stasiun Solo Balapan 21.45 WIB, dan tiba Stasiun Gundih 23.03 WIB, Stasiun Gambringan 23.29 WIB, Stasiun Kradenan 23.59 WIB, Stasiun Randublatung 00.27 WIB, Stasiun Cepu 00.53 WIB, dan Stasiun Surabaya Pasarturi 02.58 WIB.

Untuk informasi lebih lanjut terkait terkait pemesanan tiket dan layanan KA Sancaka Utara, masyarakat dapat menghubungi layanan Customer Service di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau akun media sosial KAI121.***

Berita Terkait

BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Bendungan Jlantah Jadi Andalan Baru Pertanian Jateng, Panen Padi Bisa Tiga Kali Setahun
Jateng Percepat Transisi Energi, Jadi Percontohan Nasional Penerapan B50
Kolaborasi BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Kompetensi Taruna melalui Pendidikan Berbasis Riset
Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi
Cadangan Beras Sumut Melimpah, Menko Polkam Minta Bulog Jaga Distribusi
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Gubernur Luthfi Jadikan Jejak Cheng Ho Pintu Masuk Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:21 WIB

BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:29 WIB

Bendungan Jlantah Jadi Andalan Baru Pertanian Jateng, Panen Padi Bisa Tiga Kali Setahun

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:52 WIB

Jateng Percepat Transisi Energi, Jadi Percontohan Nasional Penerapan B50

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:16 WIB

Kolaborasi BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Kompetensi Taruna melalui Pendidikan Berbasis Riset

Senin, 6 Juli 2026 - 16:38 WIB

Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi

Berita Terbaru