Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi

- Reporter

Senin, 6 Juli 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menginstruksikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) mengubah fokus pengembangan sektor perikanan budidaya dengan menjadikan Jawa Tengah sebagai sentra pembibitan ikan dan udang.

Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan pembudidaya karena biaya produksi lebih rendah, perputaran usaha lebih cepat, dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Arahan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri panen udang vaname di Loka Perbenihan dan Budidaya Ikan (PBI) Tugu, Kota Semarang, Senin (6/7/2026).

“Saya pengen kita fokus jadikan di tempat kita bibit-bibit yang menjadi prioritas sehingga petani kita terbantu. Yang lebih untung itu masyarakat, jangan dinas kita,” kata Luthfi.

Menurutnya, balai-balai perikanan milik pemerintah harus bertransformasi menjadi pusat penyediaan benih unggul yang mudah diakses masyarakat. Dengan begitu, pembudidaya tidak lagi kesulitan memperoleh bibit berkualitas untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Luthfi juga meminta seluruh tenaga ahli dan penyuluh perikanan di bawah DKP lebih aktif mendampingi masyarakat, mulai dari penyediaan benih, pembinaan teknik budidaya, hingga membantu pemasaran hasil panen.

Baca Juga :  Bohopanna, Brand Lokal Fashion Anak yang Lahir dari Kegelisahan Seorang Ibu

“Sehingga masyarakat tidak akan mencari ke mana-mana. Saya nyari bibit yang unggul mana? Oh, ke dinas. Artinya dinas kita benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskan, sektor perikanan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan swasembada pangan. Jawa Tengah memiliki potensi besar dengan garis pantai yang membentang di 17 kabupaten/kota, meski sebagian besar kawasan tambaknya masih dikelola secara tradisional sehingga membutuhkan revitalisasi.

Untuk mempercepat pengembangan sektor tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan terkait revitalisasi sekitar 72 ribu hektare tambak di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah.

“Dalam waktu dekat Pak Menteri KKP akan backup penuh untuk wilayah Pantai Utara kita. Prinsipnya nanti segera dikawal agar tambak-tambak yang tidak berfungsi bisa segera kita fungsikan,” kata Luthfi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Endi Faiz Efendi, menjelaskan, panen udang vaname dilakukan di Petak B3 Loka PBI Tugu seluas sekitar 1.561 meter persegi. Setelah dibudidayakan selama 82 hari, produksi diperkirakan mencapai 1,3 ton dengan ukuran rata-rata 60 ekor per kilogram.

Baca Juga :  XLSMART Beri Pelatihan Digital dan Kewirausahaan untuk Disabilitas di Semarang

Menurut Endi, tambak tersebut menerapkan sistem closed system karena berada di kawasan industri. Sistem ini meminimalkan penggunaan air dari luar dengan terlebih dahulu melakukan proses pengolahan menggunakan dolomit, kaporit, dan aerasi sebelum air dimanfaatkan untuk budidaya.

“Kita menggunakan sedikit air dari luar, kemudian kita treatment dengan dolomit, kaporit, dan aerasi sebelum digunakan untuk budidaya,” ujarnya.

Hasil panen udang vaname dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal dengan harga sekitar Rp 60 ribu per kilogram. Hingga Semester I 2026, Loka PBI Tugu juga mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) sekitar 72 persen dari target tahunan, menunjukkan kinerja yang terus meningkat di sektor budidaya perikanan.***

Berita Terkait

Cadangan Beras Sumut Melimpah, Menko Polkam Minta Bulog Jaga Distribusi
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Gubernur Luthfi Jadikan Jejak Cheng Ho Pintu Masuk Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata
Gubernur Luthfi: Jateng Siap Jadi Basis Industri Padat Karya Baru, Pelabuhan Harus Diperkuat
Pelaku Usaha Nilai Jateng Kian Ramah Investor, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Hambatan Dituntaskan
Ahmad Luthfi Ajak 105 Investor Perluas Investasi, Buka Ribuan Lapangan Kerja di Jateng
BRI Semarang A. Yani Perkuat Sinergi dengan Kementerian PKP Jateng, Dukung Kelancaran Penyaluran Program BSPS 2026
The Park Semarang Ramaikan Liburan Sekolah dengan Sparktacular Holiday Wonderland, Sirkus Internasional dari Amerika Latin

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 16:38 WIB

Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:13 WIB

Cadangan Beras Sumut Melimpah, Menko Polkam Minta Bulog Jaga Distribusi

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:13 WIB

Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIB

Gubernur Luthfi Jadikan Jejak Cheng Ho Pintu Masuk Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:03 WIB

Gubernur Luthfi: Jateng Siap Jadi Basis Industri Padat Karya Baru, Pelabuhan Harus Diperkuat

Berita Terbaru