Gubernur Jateng Resmikan Asrama, Atlet Paralympic Ditantang Mendunia

- Reporter

Kamis, 16 April 2026 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGANYAR – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga disabilitas Jawa Tengah. Untuk pertama kalinya, pengurus provinsi memiliki fasilitas hunian mandiri, setelah Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan asrama atlet milik National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Rabu (15/4/2026).

Keberadaan asrama ini menjadikan NPCI Jateng sebagai satu-satunya pengurus tingkat provinsi di Indonesia yang memiliki fasilitas asrama atlet sendiri. Pemerintah berharap, fasilitas tersebut mampu menjadi pendorong lahirnya prestasi yang lebih gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

“Gedungnya baru, prestasinya harus lebih baru. Ini jadi cambuk bagi para atlet untuk terus meningkatkan capaian,” tegas Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), tersebut.

Selama ini, Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu lumbung atlet paralympic nasional. Prestasinya pun tak diragukan lagi. Berbagai prestasi telah ditorehkan atlet-atlet paralympic Jawa Tengah.
Dominasi itu kembali terlihat pada ajang ASEAN Para Games 2025, ketika atlet asal Jateng menyumbang kontribusi signifikan bagi kontingen Indonesia.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2025

Dari total 85 atlet yang turun di 16 cabang olahraga, mereka berhasil mempersembahkan 44 medali emas, 33 perak, dan 39 perunggu, setara 32,5 persen dari total raihan medali Indonesia, sekaligus mengantarkan tim nasional menjadi runner-up.

“Sejak di Solo, atlet paralympic kita membuat saya merinding. Oleh karena itu saya akan ngopeni sarana prasarana yang kurang,” jelasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemprov Jawa Tengah menggelontorkan tali asih lebih dari Rp 10 miliar kepada atlet dan pelatih peraih medali. Penyaluran dilakukan dalam dua tahap, dengan tahap pertama sebesar Rp 4,4 miliar yang telah diserahkan, sementara sisanya akan diberikan melalui APBD Perubahan.

“Hari ini Rp 4,4 miliar kita serahkan, sisanya menyusul,” ujar Ahmad Luthfi.

Sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh atlet paralympic karena telah menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah dan Indonesia.

Baca Juga :  Jawa Tengah Perkasa di Pornas Korpri 2025, Bawa Pulang 18 Medali

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sarana dan prasarana bagi atlet disabilitas. Menurutnya, keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih prestasi, melainkan potensi yang harus dikelola secara optimal.

“Disabilitas bukan kekurangan, tetapi kelebihan jika diasah dengan baik dapat menjadi modal utama melalui prestasi. Mereka telah membuktikan mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu atlet peraih emas, Eliana, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah. Atlet angkat besi kelas 41 kilogram itu menerima tali asih sebesar Rp90 juta atas prestasinya di ASEAN Para Games.

“Senang sekali, ini jadi motivasi untuk terus berprestasi,” kata Eliana.

Ia berharap dukungan terhadap atlet paralympic terus ditingkatkan, termasuk dalam penyediaan fasilitas latihan. Kehadiran asrama baru ini diyakini akan membantu mencetak lebih banyak atlet berprestasi dari Jawa Tengah di masa mendatang.***

Berita Terkait

Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah
Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda
Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026
Gubernur Jateng Cup Taekwondo Pecahkan Antusiasme, Hampir 3.000 Atlet Berlaga
Dieng Caldera Race 2026 Catat Lonjakan Peserta Asing dan Dampak Ekonomi
PSMTI Walk & Run Perdana Meriah, Gus Yasin Dorong Budaya Hidup Sehat
Tidar Borobudur 10K Perdana Berlangsung Meriah, Peserta Tembus 8.000 Orang

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:40 WIB

Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:27 WIB

Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Jateng Cup Taekwondo Pecahkan Antusiasme, Hampir 3.000 Atlet Berlaga

Berita Terbaru