Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026

- Reporter

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAKARTA – Ribuan pelari berdesakan di garis start Soekarno Run 2026, Minggu (28/6/2026) pagi. Di antara deretan peserta yang bersiap menaklukkan lintasan, ada satu pemandangan yang menyita perhatian.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berdiri di belakang sebuah kursi roda. Di dalamnya duduk putranya, Mohammad Alif Daffa, yang akrab disapa Abang.

Sesaat setelah aba-aba dimulai, roda itu bergerak. Ahmad Luthfi berlari sambil mendorong putranya menyusuri rute 5K Fun Run bersama ribuan peserta lain.

Bukan untuk menjadi yang tercepat, melainkan menghadirkan sebuah pesan sederhana: tidak ada yang seharusnya tertinggal dalam menikmati olahraga.

Sepanjang lintasan, langkah demi langkah yang ia ayunkan menjadi simbol bahwa ruang publik harus menjadi milik semua orang, termasuk penyandang disabilitas.

Kehadiran Abang di kursi roda bukan sekadar menemani sang ayah berlari, tetapi menjadi representasi bahwa inklusivitas harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi slogan.

Komitmen itu selaras dengan peran Ahmad Luthfi sebagai Bapak Disabilitas Jawa Tengah. Soekarno Run 2026 pun menjadi panggung yang tepat untuk menunjukkan bahwa olahraga mampu menyatukan siapa pun tanpa memandang kondisi fisik.

Pesan tersebut semakin terasa karena ajang lari tahun ini mengusung tema “Berlari di Atas Kaki Sendiri”. Tema yang bukan hanya mengajak masyarakat hidup sehat, tetapi juga menghargai setiap perjuangan dan kemampuan yang dimiliki setiap individu.

Baca Juga :  Resmi Sandang World Athletics Label, Digiland Run 2025 Dipadati Ribuan Pelari

Sebelum memberangkatkan peserta, Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin ini, membakar semangat ribuan pelari dengan mengutip pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Bagi Ahmad Luthfi, semangat Bung Karno itu bukan sekadar kutipan sejarah, melainkan energi yang harus terus dihidupkan.

“Hari ini kita semua akan getarkan Kota Solo, seluruh Provinsi Jawa Tengah, dan seluruh Indonesia dengan lari bersama-sama,” ujarnya saat melepas peserta.

Semangat itu tidak berhenti di garis start. Di sepanjang rute, Ahmad Luthfi terus menyapa warga yang memberikan dukungan dari pinggir jalan.

Sesekali ia mengangkat tangan, tersenyum kepada peserta lain, lalu kembali memekikkan kalimat penyemangat.

“Mana suaranya? Ayo lari!” teriaknya berulang kali disambut sorak sorai para pelari yang tetap bersemangat hingga finis.

Soekarno Run 2026 diikuti sekitar 7.500 peserta dari berbagai daerah dan latar belakang. Mulai dari pelari rekreasional, atlet, anak-anak, sahabat disabilitas, hingga tokoh publik. Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni 10K, 5K Speed Run, 5K Fun Run, dan 1,1K Kids Dash.

Baca Juga :  Diresmikan, Unity Sport Center Semarang Siap Cetak Atlit Tenis Berkelas

Sejumlah tokoh nasional dan daerah juga tampak membaur bersama peserta. Di antaranya anggota DPR RI Aria Bima, Gubernur Jateng periode 2013–2023 Ganjar Pranowo, mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto bersama Wakil Wali Kota Astrid Widayani, serta sejumlah kepala daerah di Jawa Tengah.

Bagi Brand Ambassador Soekarno Run 2026 sekaligus atlet para atletik nasional, Nanda Mei, yang paling berkesan bukan sekadar jumlah peserta ataupun panjang lintasan. Yang ia lihat adalah keberanian setiap orang untuk memulai langkahnya sendiri.

“Terima kasih sudah berani melangkah, berani mencoba, dan tidak pernah menyerah mengeksplorasi diri sendiri. Langkah kita hari ini membuktikan kita mampu berlari di atas kaki sendiri,” katanya.

Di penghujung acara, lintasan itu mungkin telah usai ditaklukkan. Namun, ada pesan yang terus tertinggal. Ketika Ahmad Luthfi mendorong kursi roda putranya hingga melewati garis finis, ia sedang menunjukkan bahwa inklusivitas bukan hanya kebijakan yang ditulis di atas kertas. Ia hidup dalam tindakan, tumbuh dalam kebersamaan, dan melaju bersama setiap langkah yang memberi ruang bagi semua untuk sampai di garis akhir.***

Berita Terkait

KONI Jateng Siapkan Si Sakti, Informasi Porprov Tersaji Transparan dan Real-Time
Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar
Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah
Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda
Gubernur Jateng Cup Taekwondo Pecahkan Antusiasme, Hampir 3.000 Atlet Berlaga
Dieng Caldera Race 2026 Catat Lonjakan Peserta Asing dan Dampak Ekonomi
PSMTI Walk & Run Perdana Meriah, Gus Yasin Dorong Budaya Hidup Sehat
Tidar Borobudur 10K Perdana Berlangsung Meriah, Peserta Tembus 8.000 Orang

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:18 WIB

KONI Jateng Siapkan Si Sakti, Informasi Porprov Tersaji Transparan dan Real-Time

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:40 WIB

Borobudur Marathon 2026 Tambah Kuota Jadi 12.500 Pelari, Bidik Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Optimistis Kejurnas Tinju Lahirkan Bibit Juara Baru Jawa Tengah

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:35 WIB

Menembus Gua hingga Pantai, Kebumen Geopark Trail Run Suguhkan Pengalaman Trail Run yang Berbeda

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:27 WIB

Bersama Putranya, Ahmad Luthfi Tunjukkan Inklusivitas Nyata di Soekarno Run 2026

Berita Terbaru