Ahmad Luthfi Serukan Sinergi Kadin untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem Jateng

- Reporter

Jumat, 17 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), tancap gas menekan kemiskinan ekstrem. Ia secara tegas meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) ikut turun tangan, mengerahkan kekuatan dunia usaha untuk mempercepat pengentasan secara menyeluruh, bukan setengah-setengah.

Ajakan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri acara halalbihalal dan silaturahmi Kadin Jawa Tengah di Hotel Patra Semarang, Kamis (16/4/2026). Ia menyoroti angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini berada di level 9,39 persen, dan menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menekannya.

Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial. Kebutuhan dasar masyarakat harus dipenuhi secara bersamaan, mulai dari perumahan, pangan, kesehatan, hingga pendidikan.

Baca Juga :  Nawal Arafah Ajak Pengrajin Jepara Maksimalkan Potensi Ekonomi Lokal

“Memerangi kemiskinan itu tidak cukup sandang, pangan, papan saja. Ada kesehatan dan pendidikan. Semua harus kita keroyok bersama,” tegasnya.

Ahmad Luthfi memaparkan, pemerintah provinsi telah menjalankan berbagai program konkret. Di sektor perumahan, sebanyak 17.000 rumah tidak layak huni (RTLH) telah diperbaiki sepanjang 2025. Sementara di bidang kesehatan, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) digulirkan untuk menjangkau masyarakat desa yang belum tersentuh layanan medis spesialis.

“Masih banyak warga desa yang belum pernah bertemu dokter spesialis. Maka kita datangkan langsung ke desa,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ahmad Luthfi juga mendorong Kadin mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem di seluruh kabupaten/kota.

Baca Juga :  Harapan Baru Buruh Pemalang, Pabrik Wong Hang Kembali Berdenyut

“CSR harus difokuskan membantu warga miskin ekstrem. Kalau tidak kita keroyok bersama, kondisi akan stagnan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan, kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah. Ia menegaskan Kadin akan berperan sebagai mitra strategis dalam mendorong berbagai program pengentasan kemiskinan.

“Kami siap mendukung dan membantu program pemerintah provinsi, termasuk dalam upaya menekan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang diperkuat antara pemerintah dan dunia usaha, pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.***

Berita Terkait

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip
Bank Jateng Perluas Akses Pembiayaan, Rp279,1 Miliar Disalurkan ke 1.100 Debitur

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi

Berita Terbaru