Investor China Bangun Industri Air Minum di Boyolali, Gus Yasin Pastikan Ramah Lingkungan

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyambut positif rencana investasi proyek air minum di Kabupaten Boyolali yang akan digarap perusahaan asal China, PT. Foshan Jinke. Investasi ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Hal itu dikatakan Gus Yasin, panggilan akrabnya mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, usai menemui perwakilan PT. Foshan Jinke di ruang kerjanya komplek Gubernuran Jl Pahlawan Semarang, Kamis, 15 Januari 2026.

“Nilai investasi awal diperkirakan berada di kisaran Rp25–30 miliar, dan berpotensi terus berkembang seiring pertumbuhan industri hingga mencapai Rp100-an miliar,” katanya.

Menurutnya, rencana investasi tersebut telah memasuki tahap pematangan. PT Foshan Jinke bersama PT. Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) sebelumnya telah meninjau sejumlah titik sumber mata air di Jawa Tengah. Dari enam lokasi yang disurvei, Boyolali menjadi salah satu titik yang paling diminati karena sumber mata airnya dinilai ideal dan jauh dari kawasan permukiman.

Baca Juga :  Ratusan Perantau Berangkat, Balik Gratis Jateng Ringankan Langkah ke Jakarta

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kata dia, pada prinsipnya mendukung penuh investasi tersebut selama seluruh prosesnya mematuhi aturan yang berlaku.

“Yang penting sesuai dengan regulasi. Mulai dari penggunaan air permukaan maupun air bawah tanah, termasuk perizinannya. Selain itu, kami juga menekankan agar lokasi usaha benar-benar aman dan tidak menabrak lahan persawahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, salah satu pertimbangan utama pemilihan lokasi di Boyolali adalah jarak sumber mata air yang relatif jauh dari aktivitas permukiman.

“Minimal satu sampai lima kilometer dari sumber mata air tidak ada permukiman. Lokasi di Boyolali ini sudah memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Perlindungan Optimal Penyakit Kritis, Manfaat Asuransi Zurich-Danamon Capai Rp1 Miliar

Sementara itu, perwakilan PT Foshan Jinke, Mr. William Yeoh, mengungkapkan ketertarikan perusahaannya berinvestasi di Jawa Tengah didasari hasil riset terhadap kualitas sumber mata air di wilayah tersebut.

Menurutnya, kondisi sumber mata air di Jawa Tengah sangat bersih dan sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan.

“Kami sudah melakukan riset dan melihat langsung. Para investor sangat puas dengan kualitas sumber mata air di sini. Airnya sangat bersih,” jelasnya.

Mr. William juga menyebutkan, nilai investasi yang disiapkan perusahaannya berkisar 7–10 juta dolar AS atau sekitar Rp160 miliar.

“Rencana nilai investasi yang kami tanamkan sekitar 7-10 USD atau Rp160 miliar,” katanya.

Investasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat industri air minum di Jawa Tengah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan penyerapan tenaga kerja lokal.*

Berita Terkait

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau
Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot
Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027
Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci
Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia
GIIAS Semarang 2026, Pasar Otomotif dan PAD Jateng Berpeluang Tumbuh
Jepang Butuh Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Kerja Teruji
Jateng Tarik Investasi Tiongkok Rp4,55 Triliun, 213 Ribu Tenaga Kerja Terserap

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:15 WIB

IKM Terkendala Modal, Taj Yasin Dorong Akses Pembiayaan Hijau

Senin, 28 September 2026 - 16:14 WIB

Perubahan APBD Jateng 2026 Disepakati, Jalan hingga Fasilitas Sekolah Digenjot

Minggu, 27 September 2026 - 23:03 WIB

Dirut BULOG Cek Langsung Pasokan Beras Premium, Stok Aman hingga Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 17:29 WIB

Jateng Sabet TPID Terbaik Nasional, Produksi dan Distribusi Pangan Jadi Kunci

Selasa, 22 September 2026 - 21:42 WIB

Dorong Efisiensi Energi, LG Luncurkan Rangkaian AC Berteknologi AI di Indonesia

Berita Terbaru