Dua Rute KA Baru Resmi Beroperasi di Daop 4 Semarang Mulai 1 Februari

- Reporter

Senin, 20 Januari 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI DAOP 4 Semarang per 1 Februari 2025 memberlakukan Gapeka baru dengan menambah 2 KA Baru dan ada 4 tambahan perjalanan KA reguler. Foto : Dok.KAI

KAI DAOP 4 Semarang per 1 Februari 2025 memberlakukan Gapeka baru dengan menambah 2 KA Baru dan ada 4 tambahan perjalanan KA reguler. Foto : Dok.KAI

Semarang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 pada 1 Februari mendatang, menggantikan Gapeka 2023 yang sebelumnya digunakan. Gapeka merupakan pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

Manager Humas Daop 4 Semarang KAI, Franoto Wibowo mengatakan, pemberlakuan Gapeka 2025 akan membawa peningkatan layanan signifikan bagi pelanggan.

“Mulai 1 Februari, Daop 4 Semarang akan beroperasi dua kereta api baru serta menambah empat perjalanan reguler setiap harinya. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan perjalanan kereta api,” jelasnya.

Mulai 1 Februari 2025, Daop 4 Semarang akan mengoperasikan 2 KA baru yang meliputi: KA Gunung Jati yang melayani rute Semarang Tawang Bank Jateng- Tegal – Gambir pp, dan KA Sancaka Utara yang melayani rute Surabaya – Cepu – Gambringan – Gundih – Solo – Yogyakarta – Cilacap pp.

Baca Juga :  Awal 2025, Tren Positif Penumpang Kereta Api di Daop 4 Semarang Berlanjut

Selain itu juga terdapat penambahan frekuensi perjalanan KA reguler pada beberapa rute favorit yang meliputi: KA Argo Merbabu relasi Semarang-Jakarta pp: dari satu kali perjalanan pp menjadi tiga kali perjalanan pp per hari. KA Harina relasi Surabaya-Semarang-Bandung pp: dari satu kali perjalanan pp menjadi dua kali perjalanan pp per hari, dan KA Menoreh relasi Semarang-Jakarta: dari satu kali keberangkatan menuju Jakarta menjadi dua kali keberangkatan per hari.

Franoto menambahkan, kedua KA baru yang akan dioperasikan tersebut menawarkan kenyamanan dengan rangkaian kelas campuran, dimana KA Gunung Jati menggunakan rangkaian kelas eksekutif new image dan kelas ekonomi new image berkapasitas total 520 tempat duduk, serta KA Sancaka Utara menggunakan rangkaian kelas eksekutif dan kelas bisnis berkapasitas total 456 tempat duduk.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Jateng Capai 1.565 Kegiatan dengan Omzet Rp37 Miliar

“Dengan beroperasinya KA baru dan penambahan perjalanan KA, Daop 4 Semarang pada pemberlakukan Gapeka 2025 total menambah 4.372 tempat duduk per harinya untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat menggunakan transportasi KA,” terang Franoto.

Tiket untuk KA baru dan perjalanan tambahan ini sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta mitra penjualan tiket resmi lainnya.

“Kami berharap penambahan perjalanan kereta api ini dapat memberikan kemudahan, meningkatkan mobilitas, serta menawarkan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi yang nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” tutup franoto.***

Berita Terkait

BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Bendungan Jlantah Jadi Andalan Baru Pertanian Jateng, Panen Padi Bisa Tiga Kali Setahun
Jateng Percepat Transisi Energi, Jadi Percontohan Nasional Penerapan B50
Kolaborasi BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Kompetensi Taruna melalui Pendidikan Berbasis Riset
Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi
Cadangan Beras Sumut Melimpah, Menko Polkam Minta Bulog Jaga Distribusi
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Gubernur Luthfi Jadikan Jejak Cheng Ho Pintu Masuk Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:21 WIB

BULOG dan Komisi IV DPR Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:29 WIB

Bendungan Jlantah Jadi Andalan Baru Pertanian Jateng, Panen Padi Bisa Tiga Kali Setahun

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:52 WIB

Jateng Percepat Transisi Energi, Jadi Percontohan Nasional Penerapan B50

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:16 WIB

Kolaborasi BRI dan Akpol Hadirkan Laboratorium Social Sains Kepolisian, Perkuat Kompetensi Taruna melalui Pendidikan Berbasis Riset

Senin, 6 Juli 2026 - 16:38 WIB

Jateng Siap Jadi Lumbung Benih Ikan dan Udang, Luthfi Minta DKP Bertransformasi

Berita Terbaru