RSI Sultan Agung Galang Kolaborasi Bareng Lembaga Zakat, Bantu Pasien Tak Mampu

- Reporter

Jumat, 16 Mei 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- RSI SULTAN AGUNG- Dr. Agus Ujianto, MSi., Med., SpB., sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Foto : Dok.RSISA/metrojateng.id

- RSI SULTAN AGUNG- Dr. Agus Ujianto, MSi., Med., SpB., sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Foto : Dok.RSISA/metrojateng.id

SEMARANG- Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang terus melakukan inovasi layanannya. Kali ini, dibawah kepemimpinan Dr. Agus Ujianto, MSi., Med., SpB., sebagai Direktur Utama yang baru, RSI Sultan Agung Semarang siap berkolaborasi dengan seluruh lembaga zakat yang ada di Jawa Tengah.

Kolaborasi yang bakal dijalin ini terungkap dalam kegiatan Workshop Forum Zakat Wilayah Jawa Tengah, yang diikuti para ketua lembaga zakat swasta perwakilan Jawa Tengah, pada Kamis (15/5/2025), di RSI Sultan Agung Semarang.

Menurut Dr. Agus, kolaborasi tersebut utamanya untuk kegiatan yang bersifat sosial, ekonomi dan kesehatan. Salah satunya dengan membantu pasien-pasien yang tidak mampu.

“Banyak sekali pasien miskin menderita penyakit berat yang dirawat di pusat – pusat rujukan spesialis di RSI Sultan Agung Semarang ini. Mereka yang ditangani di era BPJS Kesehatan ini seringkali mengalami defisit anggaran. Contohnya pada pasien – pasien operasi mutakhir yang klaim BPJS-nya tidak sesuai dengan unit yang disiapkan BPJS Kesehatan. Dan ini perlu untuk kita bantu,” katanya.

Baca Juga :  Cek Kesehatan Personil, Polres Wonogiri Gelar Rikkes Berkala

Dijelaskan, selisih biaya tersebut tentunya akan ditanggulangi oleh manajemen, dengan model tambal sulam dengan klaim pasien lain. Namun demikian, RSI Sultan Agung juga memerlukan bantuan, agar pelayanan kesehatan mutakhir dalam ‘life saving’ pasien tak mampu bisa tetap dilayani.

“Contoh tindakan bedah jantung terbuka, yang memang salah satu pusat layanannya ada di RSI Sulran Agung Semarang ini. Pemutakhiran central bedah jantung perlu didukung oleh lembaga pengumpul dana masyarakat, termasuk lembaga amal zakat, agar keberlanjutan program ilmiah dalam hal kesehatan masyarakat dapat terwujud. Ini juga merupakan bagian syiar dan menolong masyarakat, seperti halnya bisnis misi Forum Zakat Wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Baca Juga :  Nuzulul Quran dan Kepedulian Kesehatan: RSI Sultan Agung Adakan Pengajian dan Vaksinasi

Dokter Agus Ujianto menyampaikan, kolaborasi lembaga ini sangat perlu untuk meningkatkan pelayanan menuju pusat rujukan. Disamping juga memang beberapa lembaga zakat, seperti Dompet Dhuafa juga sudah memiliki rumah sakit, tapi belum menjadi rujukan.

“RSI Sultan Agung merupakan rumah sakit islam dengan pusat rujukan terlengkap dan terintegrasi, mulai dari Neuroscience, Jantung, Mata, Stroke, DSA, Nyeri, Inseminasi, sampai Stemcell, Congenital Center dan sebagainya. Untuk itu, lembaga zakat dipersilahkan untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan RSI Sultan Agung Semarang, untuk terus membantu masyarakat luas, dengan bahu membahu,” tandasnya.(**)

Berita Terkait

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa
Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat
Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif
Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah
Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat
Kejar Eliminasi TBC 2030, Gus Yasin Tekankan Peran Kunci Masyarakat
Gus Yasin Tinjau Pembangunan Gedung VIP RSUD Margono Soekarjo, Layanan Radioterapi Terbaik di Banyumas
Heri Pudyatmoko Minta Penurunan Stunting Jadi Prioritas Pembangunan Jateng

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 11:54 WIB

Lewat Speling, Jateng Percepat Deteksi TBC dan Tekan Kasus Stunting di Desa

Senin, 16 Februari 2026 - 06:56 WIB

Konser Amal Pejuang Kanker, Sekda Kampanyekan Pola Hidup Sehat

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:59 WIB

Pemprov Jateng Pastikan Pasien PBI JK Tetap Dilayani Meski Kepesertaan Nonaktif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:23 WIB

Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:15 WIB

Antisipasi Nipah Masuk Jateng, Heri Pudyatmoko Serukan Pencegahan Lewat Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru