BAZNAS Banyumas Tingkatkan Pemahaman Penyembelihan Halal Sesuai Syariat

- Reporter

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas bekerja sama dengan KANG JALAL (Tukang Jagal Halal) Banyumas menggelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban di Gedung Gurinda, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.

Pelatihan untuk menyukseskan program sertifikasi halal yang menjadi prioritas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) itu, menghadirkan narasumber dari kalangan kyai dan praktisi penyembelihan halal di Banyumas. Materi yang diberikan meliputi pemahaman syariat fikih penyembelihan, pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan, standar alat penyembelihan, hingga praktik langsung sesuai tata cara syariat Islam.

Materi fikih penyembelihan disampaikan oleh Ketua Santri Gayeng Nusantara (SGN) Banyumas, Kyai Mukti Wibowo. Dia menekankan pentingnya pemahaman syariat sebagai dasar utama dalam menjamin kehalalan hasil sembelihan.

“Pemahaman fikih yang benar adalah pondasi utama agar produk yang dihasilkan sah secara agama dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Kyai Mukti.

Baca Juga :  Komisi IX DPR Sebut Program Makan Bergizi Gratis Penting untuk Pertumbuhan Anak

Sementara itu, Kyai Fauzan Aziz memberikan materi terkait pemeriksaan fisik dan kesiapan hewan sebelum disembelih, termasuk standar kesehatan, usia, dan kelayakan hewan kurban. Adapun materi mengenai persiapan alat penyembelihan disampaikan oleh Kyai Mujiburrahman.

Pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung penyembelihan hewan yang didampingi mentor berpengalaman, Zainal Arifin. Dalam sesi tersebut, peserta diarahkan untuk memahami teknik penyembelihan yang benar, aman, serta memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.

Sekretaris BAZNAS Kabupaten Banyumas, Achmad Farisi Aziz, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas dan pemahaman masyarakat terkait penyembelihan hewan yang sesuai syariat.

“Pelatihan ini bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga upaya bersama untuk meningkatkan jaminan kualitas hasil penyembelihan agar benar-benar sesuai ketentuan agama,” katanya.

Ia juga menyoroti masih adanya persoalan di lapangan terkait proses penyembelihan hewan kurban maupun hewan konsumsi sehari-hari yang dinilai memerlukan perhatian serius, baik dari aspek fikih, kebersihan, maupun kesehatan lingkungan.

Baca Juga :  Program MBG Disosialisasikan di Pingit Temanggung, Dorong Peran BGN dan Keterlibatan Aktif Masyarakat

“Jaminan kehalalan pada daging konsumsi sehari-hari masih sangat rawan. Karena itu diperlukan edukasi dan standar yang lebih baik agar proses penyembelihan benar-benar memenuhi syariat serta aman dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Kyai Mukti Wibowo, menambahkan, jaminan kehalalan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyembelihan.

“Kehalalan menjadi jaminan penting agar masyarakat memperoleh produk pangan yang aman dan tidak memiliki cacat hukum secara syariat,” ujarnya.

Upaya peningkatan standar penyembelihan halal tersebut juga sejalan dengan visi Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus Panglima Santri Gayeng Nusantara, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Menurutnya, isu kehalalan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor untuk memastikan kualitas serta keabsahan produk yang dikonsumsi masyarakat.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan sekaligus menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh di wilayah masing-masing, sehingga budaya penyembelihan hewan yang halal, sehat, bersih, dan sesuai standar semakin berkembang di Kabupaten Banyumas.***

Berita Terkait

Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa
Wagub Taj Yasin Dukung Pemanfaatan 57 Hektare Lahan Tidur di Banjarnegara untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Tinjau RTLH di Kebumen, Taj Yasin Pastikan Bantuan Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
Taj Yasin Dorong Pesantren Jateng Go Internasional Lewat Kerja Sama dengan Malaka
Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Luthfi Tunjuk Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati
Pedagang Raup Omzet Berlipat di Haul Akbar Al Marom, Gus Yasin: Ini Berkah untuk Semua
Kolaborasi Hotel dan Seniman, Seblak Sampur X Perkuat Wisata Berbasis Budaya di Jawa Tengah
Pemprov Jateng Sesuaikan Jam Kerja ASN agar Ayah Bisa Antar Anak ke Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WIB

Taj Yasin: TMMD Hadirkan Jalan Ekonomi hingga Pelayanan Kesehatan bagi Warga Desa

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:08 WIB

Wagub Taj Yasin Dukung Pemanfaatan 57 Hektare Lahan Tidur di Banjarnegara untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:28 WIB

Tinjau RTLH di Kebumen, Taj Yasin Pastikan Bantuan Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:11 WIB

Taj Yasin Dorong Pesantren Jateng Go Internasional Lewat Kerja Sama dengan Malaka

Senin, 13 Juli 2026 - 14:32 WIB

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Luthfi Tunjuk Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati

Berita Terbaru