Wonosobo Siapkan Strategi untuk Jaga Kestabilan Harga Jelang Lebaran

- Reporter

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WONOSOBO – Beberapa langkah strategis dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan kebutuhan masyarakat, jelang Hari Raya Idulfitri 2025.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Wonosobo, Joko Widodo, menyebut, TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Wonosobo telah melakukan pemantauan intensif terhadap harga bahan pokok di tiga pasar utama, yakni Pasar Induk, Pasar Kertek, dan Pasar Garung. Hasilnya, terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, tetapi masih dalam batas wajar. Selain itu, stok barang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Wonosobo.

 

Lebih lanjut, pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait penyediaan bahan bakar.

 

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan berbagai langkah, termasuk pengecekan ketersediaan BBM dan LPG untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi kesulitan,” ujarnya, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (17/3/2025).

Baca Juga :  Festival Jateng Syariah 2025, Gus Yasin dan Ning Nawal Kagumi Produk Fesyen Lokal

 

Ditambahkan, Pemkab Wonosobo berencana untuk menggelar pasar murah (GPM), jika terjadi lonjakan harga komoditas pokok masyarakat, seperti cabai dan bahan pokok lainnya.

 

Selain itu, imbuhnya, pemkab berfokus pada kerja sama antardaerah untuk mengoptimalkan distribusi komoditas, terutama bahan pokok yang mengalami kekurangan di wilayah Wonosobo.

 

“Kerja sama dengan daerah penghasil komoditas hortikultura lainnya menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan harga di pasar,” ujarnya.

 

Terkait dengan arus mudik dan musim libur Idulfitri 2025, ujar Joko, Pemkab Wonosobo telah mempersiapkan berbagai langkah, seperti koordinasi lintas sektoral, pengamanan posko, serta rekayasa lalu lintas, guna memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik dan wisatawan. Tim medis juga siap memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik dan warga Wonosobo, selama periode liburan.

Baca Juga :  Hingga Akhir Desember 2024 Jumlah Pengaduan ke OJK Capai 1.106, Sektor Perbankan Mendominasi

 

“Semua persiapan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat Wonosobo dan para pemudik dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, aman, dan nyaman,” tegasnya.

 

Sebagai informasi, berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Wonosobo, inflasi bulan Februari 2025 tercatat 0,12 persen atau mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan Januari 1,28 persen. Sementara itu, angka deflasi tercatat 0,62 persen.

Berita Terkait

LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru
Heri Pudyatmoko Dukung Rencana Revitalisasi 72 Ribu Hektare Tambak di Pantura Jateng
Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng
BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan
BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
Hari Koperasi Jateng Ditutup dengan Runwalk UMKM, Ribuan Peserta Ikuti Gerakan Berkoperasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:52 WIB

LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:02 WIB

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:09 WIB

Heri Pudyatmoko Dukung Rencana Revitalisasi 72 Ribu Hektare Tambak di Pantura Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:37 WIB

Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Berita Terbaru