Semarang – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mendukung langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mulai menyiapkan 12 kawasan industri baru sebagai upaya memperkuat iklim investasi dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
Menurut Heri, pengembangan kawasan industri merupakan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing Jawa Tengah sebagai daerah tujuan investasi. Namun, keberadaan kawasan industri harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal.
“Pengembangan kawasan industri perlu kita dukung karena dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Yang terpenting, investasi yang masuk harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan,” ujarnya.
Heri menilai penyiapan kawasan industri yang didukung infrastruktur memadai dan kepastian tata ruang akan memberikan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modal di Jawa Tengah. Kondisi tersebut juga diyakini dapat meningkatkan daya saing daerah dibandingkan provinsi lain.
Ia mengingatkan agar pemerintah daerah tetap memperhatikan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti akses jalan, pasokan listrik, air bersih, hingga konektivitas logistik agar kawasan industri dapat berkembang secara optimal.

“Kawasan industri tidak cukup hanya ditetapkan di atas peta. Infrastruktur pendukung harus benar-benar siap sehingga investor merasa nyaman untuk berinvestasi dan menjalankan usahanya,” katanya.
Sebanyak 12 kawasan industri yang dipersiapkan pemerintah berada di Kabupaten Rembang, Demak, Kendal, Batang, Brebes, Kabupaten Semarang, Grobogan, Boyolali, Kebumen, Banyumas, Cilacap, serta Kota Semarang.
Sekretaris DPD Gerindra Jateng ini berharap pengembangan kawasan industri tersebut mampu mendorong pemerataan investasi sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.
Menurutnya, semakin banyak daerah yang berkembang menjadi pusat industri, semakin besar pula peluang terciptanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kawasan industri baru ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal, sekaligus meningkatkan daya saing Jawa Tengah sebagai salah satu tujuan investasi terbaik di Indonesia,” pungkasnya.









