Tim Satgas Pangan Monitoring Distribusi Beras SPHP

- Reporter

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

- MONITORING- Perum BULOG Jateng bersama Tim Satgas Pangan, Jumat (18/7/2025), melakukan monitoring penyaluran beras SPHP di Pasar Gayamsari, Kota Semarang. Foto : ist/metrojateng.id

- MONITORING- Perum BULOG Jateng bersama Tim Satgas Pangan, Jumat (18/7/2025), melakukan monitoring penyaluran beras SPHP di Pasar Gayamsari, Kota Semarang. Foto : ist/metrojateng.id

SEMARANG – Tim Satgas Pangan Polda Jateng memastikan beras SPHP yang disalurkan pemerintah melalui Perum BULOG Jateng sudah sesuai kualitas dan kuantitas. Hal tersebut disampaikan Kanit Satgas Pangan Polda Jateng, Kompol Mochamad Zazid, usai monitoring penyaluran beras SPHP di Pasar Gayamsari, Kota Semarang, Jumat (18/7/2025).

“Hasil pantauan di Pasar Gayamsari, stok SPHP sudah tercukupi. Kita lihat bersama masyarakat mulai antusias belanja beras SPHP. Dari hasil pengamatan kami, wawancara pedagang, mereka telah melaksanakan sesuai ketentuan,” kata Zazid.

Zazid menjelaskan, sesuai ketentuan, beras SPHP dijual langsung kepada konsumen dengan maksimal pembelian dua sak. Satu sak berisi 5 kg beras, yang dijual maksimal Rp12.500/kg atau Rp 62.500 per sak.

Baca Juga :  Serikat Pekerja Pertamina Tebar Kepedulian, Santuni 6 Panti Asuhan di Jateng dan DIY

“Sejauh ini tidak ada pelanggaran yang dilakukan pedagang. Kualitas dan kuantitas beras SPHP juga sudah sesuai ketentuan. Belum ada temuan yang berarti. Semoga dengan adanya peluncuran beras SPHP dapat mengendalikan harga beras di masyarakat,” jelasnya.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Jateng, Ahmad Kholisun menambahkan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan bahwa beras SPHP ini sampai ke sasaran sesuai ketentuan. Jika ditemukan pelanggaran, akan ada sanksi berupa pencabutan menjadi penyalur SPHP.

“Setiap saluran distribusi beras SPHP, seperti di kios pasar tradisional ini mendapatkan pasokan sekali kirim minimal 2 ton beras, kalau habis bisa menghubungi BULOG untuk dikirim kembali. Sedangkan, pembelian konsumen maksimal 2 sak beras,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kinerja Ekonomi Kreatif Diapresiasi, Pemprov Jateng Terima Penghargaan Nasional

Salah satu pedagang sembako di Pasar Gayamsari, Agus Riswino mengatakan, pasokan beras SPHP sudah cukup lama berhenti dan kini mulai didistribusikan kembali. Sekali kirim, ia mendapatkan pasokan satu ton beras SPHP.

“Kita ambil dari BULOG Rp56.000/sak. Saya jualnya sesuai ketentuan HET Rp62.500/sak,” bebernya.

Jika ada dropping beras SPHP, lanjut Agus, harga beras medium lainnya yang harganya sedang melambung perlahan biasanya mulai turun. Pasalnya, beras SPHP ini peminatnya cukup banyak mengingat harganya yang cukup murah.

“Beras medium lainnya paling murah Rp13.500 dari distributornya. Kalau premium lebih mahal lagi. Masyarakat pelan-pelan mulai beralih ke SPHP,” tandasnya.(**)

Berita Terkait

BRI Dukung Apresiasi Pendonor Darah PMI Semarang melalui Berbagai Layanan
BRI BO Pattimura Perkuat Kerja Sama dengan RS Panti Wilasa Citarum
Kolaborasi Lintas Sektor Antar Jateng Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026
BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton
Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa
The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi
Pengadaan Beras BULOG Pecahkan Rekor, Jateng Serap 406 Ribu Ton
Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi BPKP, Pengelolaan Anggaran Harus Efektif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:49 WIB

BRI Dukung Apresiasi Pendonor Darah PMI Semarang melalui Berbagai Layanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor Antar Jateng Masuk 10 Besar Jamsostek Award 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:42 WIB

BULOG Layani 1.985 KDKMP, Pesanan Beras SPHP Tembus 624 Ton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Cukup Bangun Gedung, Koperasi Merah Putih di Jateng Dituntut Hidupkan Ekonomi Desa

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:08 WIB

The People’s Cafe Hadirkan Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi, Persahabatan Kini Bisa Dicicipi

Berita Terbaru