PKK Jateng Kenalkan Kencan Bumil, Integrasikan USG dan Layanan Cek Kesehatan Gratis

- Reporter

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL – Menyukseskan program Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakil gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin),
Tim PenggerakPemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Tengah telah menginisiasi program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil). Program itu akan dioptimalkan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) di Jateng.

Hal tersebut diungkapkan Ketua TP PKK Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin, seusai memberikan Mauidhoh Hasanah dalam kegiatan Silaturahmi TP PKK Kabupaten Tegal, di Balai Desa Setu, Kecamatan Tarub, Kamis (23/10/2025).

Dijelaskan, Kencan Bumil ialah penyempurnaan dari program Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng. Dalam implementasinya, kader PKK dan kader Posyandu diarahkan untuk memantau kondisi dan perkembangan ibu hamil sebagai upaya menekan AKI/AKB.

“Nanti diharapkan yang akan kita inisiasi lagi terkait di Posyandu juga namanya Kencan Bumil untuk menurunkan AKI AKB,” kata Nawal, yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Curhat ke Sekda, Petani Jateng Minta Ahmad Luthfi jadi Penyambung Lidah

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, hingga Agustus 2025, total angka kematian ibu dan bayi di provinsi ini sebanyak 270 jiwa. Jumlah itu menurun dari 2024 yang mencapai 427 jiwa.

Nawal mengatakan, program Kencan Bumil merupakan salah satu upaya deteksi dini dengan melakukan pemantauan terhadap ibu hamil. Mulai dari fase prahamil, kehamilan, persalinan, hingga nifas.

“Kita harus memantau terus bagaimana cek, kemudian menemani tumbuh kembang daripada ibu-ibu hamil di sini,” ungkap istri Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Dalam program Kencan Bumil, kata Nawal, juga disertai dengan layanan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) yang diintegrasikan dalam program Layanan Dokter Spesialis Keliling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Baca Juga :  Wagub Jateng Dorong Pembukaan MTQ Nasional 2026 Angkat Seni dan Tradisi Islam Nusantara

“Jadi Kencan Bumil nanti disertai dengan layanan USG, yang kemudian kita integrasikan dengan cek kesehatan gratis dengan Dinas Kesehatan,” beber Ning Nawal, sapaan akrabnya.

Selain Kencan Bumil, Nawal juga meminta kepada kader PKK di seluruh Jateng, untuk menggiatkan program Gerakan Ibu dan Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon).

Program tersebut untuk memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi keluarga, serta kesejahteraan masyarakat, melalui kegiatan menanam pohon, budidaya ikan, serta peternakan.

“Kalau ini bisa masif sebenarnya ini bisa menjadi satu hal pendapatan keluarga, sehingga bisa mengurangi juga cost (pengeluaran) daripada keluarga untuk berbelanja,” tandas Nawal.*

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru