Rumah Apung di Timbulsloko Selesai Dibangun, Warga Demak Akhirnya Terlepas dari Rob

- Reporter

Selasa, 7 Oktober 2025 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Senyum sumringah menghiasi wajah Muslim (50), warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Sejak beberapa tahun terakhir, rumahnya selalu menjadi langganan renovasi kecil akibat terendam rob dan air pasang.

Kini, setelah bantuan rumah apung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah rampung, ia bisa bernapas lega.

“Alhamdulillah, bantuan rumah apung dari Pak Gubernur Ahmad Luthfi sudah selesai dan bisa ditempati,” kata Muslim, ditemui di rumahnya, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, rumah apung adalah jawaban atas keresahannya selama ini. Lebih dari 10 tahun, Muslim dan keluarga hidup dalam kepungan air pasang. Secara berkala, dia terus merenovasi rumahnya, karena air rob terus meninggi. Pendapatannya sebagai pencari kerang tidak cukup untuk biaya hidup. Hanya tersita untuk biaya meninggikan rumah.

“Sudah berkali-kali meninggikan rumah, tapi tiap tahun pasti terendam lagi. Ya, kerja mencari kerang paling sehari dapat Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu, habis buat biaya hidup,” ungkapnya.

Namun kini, Muslim bisa hidup jauh lebih tenang di rumah apung bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain bebas dari rob, uang yang biasa buat renovasi rumah lamanya, bisa ditabung dan untuk biaya sekolah anak.

Baca Juga :  Sosialisasi MBG di Banyumas, Teti: Kritik dan Masukan Masyarakat Bentuk Kepedulian Terhadap Program MBG

“Alhamdulillah sekarang bisa menabung, dan juga bisa membiayai anak sekolah,” lanjutnya.

Begitu juga dengan Romani, penerima manfaat rumah apung yang lain. Rumahnya kini jauh lebih nyaman untuk dihuni. Terdapat ruang tamu dan dua kamar tidur.

“Wah, lebih nyaman di rumah apung. Kalau rumah yang lama sudah separuh kena rob. Jadi harus menunduk kalau di dalam rumah,” tuturnya.

Romani hidup bersama istri dan kedua buah hatinya. Selain nyaman, rumah apung membuat kedua anaknya mudah untuk belajar di rumah.

“Anak dua. Satu masih TK, dan satunya kelas enam SD. Kalau sekarang nyaman bisa belajar di rumah,” imbuhnya.

Kehidupan yang lebih layak itu membuat Romani lebih bersemangat bekerja untuk istri dan anaknya.

“Sekarang bisa menabung dan semangat kerja. Saya sebagai orang tua ingin anaknya jadi orang. Jangan sampai susah seperti saya,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menyampaikan, program bantuan rumah apung di Desa Timbulsloko telah rampung. Pada tahap pertama, ada tiga unit rumah apung.

Baca Juga :  Candi Prambanan Bersiap Sambut Tawur Agung dan Pawai Ogoh-ogoh

“Untuk penanganan dampak banjir rob di Sayung, ada berupa pembangunan rumah apung dan juga relokasi. Rumah apung ada tiga unit, dan relokasi juga tiga unit,” ujarnya.

Ditambahkan, bantuan di Desa Timbulsloko tersebut akan terus berlanjut, dari total 111 kepala keluarga atau rumah yang terdata layak menerima bantuan.

“Setelah tiga unit rampung, ke depan ada 17 warga yang tercatat mendapat banguan di tahap selanjutnya. Harapan kami bisa 100 persen dapat bantuan, tapi tentu melalui komunikasi dan koordinasi baik penerima maupun stakeholder,” terang Boedyo.

Dijelaskan, bantuan untuk penanganan dampak rob di Sayung dilakukan sesuai program prioritas Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yakni pembangunan infrastruktur melalui permukiman layak huni.

“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami terus melakukan kolaborasi sebagai langkah solutif penanganan di Sayung terutama di sektor perumahan,” ucapnya.

Menurut Boedyo, bantuan rumah apung bukan sekadar hunian, tetapi juga memberikan kehidupan yang lebih layak dan sehat.

“Jadi hidupnya bisa lebih sehat, dan anak-anak bisa belajar dengan baik di rumah,” tandasnya.

Berita Terkait

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya
Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha
Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh
Halalbihalal di Rembang, Taj Yasin Serukan Maaf Tanpa Sekat
Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan, DPR RI Ajak Masyarakat Terlibat
Kemenko Pangan Tunjuk Jateng Jadi Pilot Project Penguatan Kemitraan MBG

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:39 WIB

BPBD Jateng Kerahkan Tim Gabungan Tangani Banjir di Solo Raya

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

Rabu, 15 April 2026 - 15:32 WIB

Turun Langsung, Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya Berjalan Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 15:23 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Selasa, 14 April 2026 - 17:26 WIB

Melalui Bangga Kencana, Sekda Jateng Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Tangguh

Berita Terbaru