Produk Lokal Jateng Masuk Radar Connect Souq: Kopi, Rempah, hingga Kelapa

- Reporter

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menerima Kunjungan delegasi Kamar Dagang Islam Tingkat Dunia (Connect Souq), di Kompleks Kantor Gubernur Jateng Jl Pahlawan Semarang, Selasa, 2 Desember 2025.

Delegasi dipimpin oleh Chairman Connect Souq Abdullah Hassan (Kuwait), didampingi Vice Chairman Salmaan Dalvi (Inggris), Leadership Team Parvez Hamduley (Uni Emirat Arab), Head of Spice Business Franchise Noor Ahmed (India), Imran Ahmed, dan perwakilan dari Indonesia Abdul Wahid Maktub.

Taj Yasin mengatakan, Connect Souq bermaksud membuka peluang kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengangkat potensi produk lokal ke pasar dunia. Terlebih, organisasi ini memiliki jaringan investor atau pengusaha muslim yang besar di berbagai negara.

“(Pengusaha) dari beberapa negara ingin investasi ke Jawa Tengah. Tentang produk-produk seperti kopi, hingga (rempah) jahe,” katanya.

Dari diskusi yang hangat, Taj Yasin mengatakan, produksi biji kopi dari Jawa Tengah memiliki kualitas. Akan tetapi memang butuh promosi, supaya bisa meningkatkan nilai tambah.

Baca Juga :  Perjalanan Pelaku Usaha Angkringan Semarang yang Menguat Lewat Pembiayaan KUR BRI

Connect Souq, menurutnya ingin meninjau langsung produksi kopi di Jawa Tengah. Kemudian untuk serius bekerjasama mengekspor kopi lokal untuk dijual menjadi produk coffe shop di pasar Amerika.

Selain itu, Taj Yasin juga menawarkan potensi kelapa dari Jawa Tengah. Misalnya menjadi produk turunan seperti gula merah, bahkan minuman susu atau santan kelapa, yang menjadi favorit masyarakat di China.

“Nah, itu yang butuh kita promosikan. Kami juga menawarkan produk kelapa kita. Harapan besarnya nanti kita bisa bekerja sama,” imbuhnya.

Chairman Connect Souq, Abdullah Hassan, mengatakan, peluang pasar kopi asal Indonesia dan Jawa Tengah begitu besar. Saat ini kopi Indonesia hanya menguasai 5% pasar dunia, padahal menjadi produsen kopi terbesar keempat di dunia.

“Jadi saya pikir ada peluang untuk meningkatkannya. Cara meningkatkannya adalah dengan membuka pasar baru. Dan Connect Soup, kami ada di 40 negara,” kata dia yang juga pengusaha kedai kopi di Amerika Serikat itu.

Baca Juga :  Penyaluran KUR Bank Mandiri Capai Rp14,54 Triliun Dorong Usaha Produktif dan Serapan Tenaga Kerja

Dari pertemuannya dengan Taj Yasin, dia akan serius membawa Kopi asal Jawa Tengah ke Amerika Serikat. Bersama anggota Connect Souq yang lain, juga akan mencarikan pasar ke negara lain seperti Inggris, Italia, hingga Jerman.

Perwakilan Connect Souq Indonesia, sekaligus mantan diplomat yang berpengalaman enam tahun di Timur Tengah, Abdul Wahid Maktub, mengatakan, tujuan kedatangan Connect Souq ingin menyampaikan besarnya potensi komoditas dari Indonesia. Salah satunya kopi.

Dia mengatakan, Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar keempat itu Indonesia, tapi hanya sedikit menikmati keuntungan. Oleh karena kopi asal Indonesia diekspor oleh pihak-pihak lain.

“Kita hanya mengekspor bahan mentah, keuntungannya sedikit. Oleh karena itu, bagaimana kalau Indonesia itu lebih kreatif lebih produktif (pengolahannya),” katanya.*

Berita Terkait

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru