Kelas Pemuda Antikorupsi, Langkah Jateng Cetak Generasi Jujur dan Berani

- Reporter

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan komitmen yang tinggi dalam pencegahan korupsi, terutama pelibatan aktif peran serta masyarakat, termasuk generasi muda khususnya generasi Z.

Hal itu ditegaskan Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), usai memberikan sambutan pada kegiatan Kelas Pemuda Antikorupsi Bagi Pemuda di Provinsi Jawa Tengah, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Rabu, 29 Oktober 2025.

“Bapak Gubernur Ahmad Luthfi, sangat mendukung kegiatan ini. Pemuda sebagai bagian dari peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pendidikan antikorupsi sangat penting sebagai bagian perjuangan panjang menuju Indonesia bersih dari korupsi. Sekaligus ke depan, akan menaikkan skor indeks integritas yang menjadi target RPJMD,” ujarnya.

Baca Juga :  Sepanjang 2025 Kejati Jateng Selamatkan Rp56 Miliar, Penindakan Korupsi Capai Ratusan Perkara

Pemberdayaan masyarakat anti korupsi yang sudah dilaksanakan selama ini, antara lain dengan menggandeng Komunitas Penyuluh Antikorupsi Ahli Pembangun Integritas (KomPAK API) Jawa Tengah, dan Anti Corruption Youth Community (ACYC).

“Melalui kelas antikorupsi ini Pemprov Jateng berharap lahir generasi muda yag jujur, berani dan berintegritas,” katanya.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Ibnu Basuki Widodo yang hadir mengatakan, Kelas Pemuda Antikorupsi Bagi Pemuda sangat positif sebagai bagian dari Trisula Pemberantasan Korupsi, yakni sula Pendidikan.

“Sebagai bagian dari pendidikan antikorupsi yang akan memberikan edukasi kepada pemuda sehingga tidak ingin korupsi, karena tahu akibatnya dan tahu aturannya,” kata Ibnu.

Dia mengapresiasi atensi pemuda di Jawa Tengah yang tinggi untuk mengikuti kelas tersebut. Terhitung, ada 1.036 pendaftar di Jawa Tengah, untuk kuota 50 kursi yang akan mengikuti kegiatan selama dua hari. Para pemuda tersebut terseleksi melalui pendaftaran secara online dan bersedia mengikuti pendidikan selama dua hari.

Baca Juga :  Menyambut Hari Santri, ASN Jateng Dalami Nilai Keilmuan dari Kitab Kiai Hasyim Asy’ari

Para pemuda yang mendaftar juga harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap antikorupsi.

“Mereka memiliki background dari beragam organisasi dan aktif dalam pemberantasan korupsi,” jelas Ibnu.

Selama dua hari, sebanyak 50 pemuda dari kelas Pemuda Antikorupsi Bagi Pemuda di Provinsi Jawa Tengah ini akan mengikuti pendidikan antikorupsi. Mereka berasal dari berbagai organisasi pemuda yang ada di Jawa Tengah. Sebelumnya, para pemuda tersebut mengikuti seleksi dengan melakukan pendaftaran melalui website KPK RI.*

Berita Terkait

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri
Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:09 WIB

Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB