Ahmad Luthfi Minta Pengawasan Kesehatan Ternak Ditingkatkan Jelang Iduladha

- Reporter

Rabu, 15 April 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SRAGEN – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meninjau program layanan kesehatan hewan keliling (Healing) yang dilakukan di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Rabu, 15 April 2026.

Ia meminta agar layanan Healing diintensifkan untuk memantau kesehatan hewan ternak sebagai persiapan menyambut iduladha bulan depan.

“Hari ini sudah kita lakukan pengecekan karena sebentar lagi adalah iduladha. Populasi di Jawa Tengah itu 6,3 juta hewan. Artinya besar sekali,” kata Ahmad Luthfi usai peninjauan layanan Healing.

Secara rinci, populasi ternak di Jawa Tengah pada 2026 diperkirakan lebih dari 6,3 juta ekor. Terdiri atas sapi potong 1,32 juta ekor, kerbau, 23 ribu ekor, kambing 3,7 juta ekor, dan domba 1,33 juta ekor. Perkiraan kebutuhan ternak untuk kurban tahun ini mencapai kurang lebih 593 ribu ekor.

“Kami tidak ingin pada saat iduladha nanti ditemukan penyakit-penyakit yang bisa menular apalagi pada sapi, kerbau, kambing, dan ternak lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Luthfi Prihatin OTT Bupati Pemalang: Sudah Sampai Nyinyir Kami Ingatkan

Layanan Healing merupakan inovasi dari Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Jawa Tengah sebagai pendukung Puskeswan yang sudah ada di 35 kabupaten/kota.

Program tersebut untuk memberikan kemudahan bagi petani atau peternak untuk mendapatkan layanan kesehatan hewan yang menjangkau sampai wilayah pedesaan. Meliputi pengecekan kesehatan terkait penyakit-penyakit hewan, pengoba, vaksinasi, ultrasonografi (USG) hewan bunting, dan lainnya.

“Gunanya untuk kontrol terkait kesehatan hewan di tempat kita. Dokter-dokter hewan yang kami miliki keliling secara langsung menjemput bola ke peternak tanpa biaya,” jelas Luthfi.

Sejak diluncurkan pada Februari 2026 lalu, program ini terbukti mampu mencegah penyakit-penyakit endemik hewan menyebar di Jawa Tengah. Tercatat hingga pertengahan April 2016 ini hanya ada 10 ekor hewan yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Itu sudah terdeteksi dan sudah diobati,” kata Ahmad Luthfi.

Kepala Distanak Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares menambahkan, Healing tersebut akan menindaklanjuti laporan dan deteksi dini yang ada di lapangan. Mirip sistem spot stop dari Kementerian Pertanian. Sekaligus menambah program pencegahan penyebaran dan masuknya penyakit hewan dari luar Jawa Tengah.

Baca Juga :  Sukses Program Makan Bergizi Gratis, DPR Dorong Masyarakat Jadi Mitra BGN

“Di perbatasan kita punya pos lalu lintas ternak. Ini untuk mengontrol agar hewan yang masuk ke Jawa Tengah tidak membawa penyakit,” katanya.

Sementara itu seorang peternak sapi dan kambing di Desa Krikilan, Agus Kiswoyo, bersyukur dan berterima kasih atas perhatian Pemprov Jateng melalui program Healing. Itu menunjukkan bagaimana pemerintah peduli dengan peternak sapi dan kambing, terutama di wilayah Desa Krikilan.

“Tahun 2024 dan 2025 kemarin tertinggi untuk PMK di sini. Hampir sisa 50% saja hewan ternak karena penyakit itu. Saya berharap program ini bisa lebih sering dilakukan,” kata peternak yang berpindah dari penggemukan sapi menjadi pembibitan sapi sejak terserang PMK beberapa tahun lalu.*

Berita Terkait

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng
Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan
Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu
Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut
Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng
Dika Diadili dalam Kasus Penipuan Investasi Bodong, Pensiunan Padati Pengadilan Purwokerto
Hadapi Kekeringan, Taj Yasin Tekankan Modifikasi Cuaca dan Perbaikan Resapan Air
Karhutla Melonjak, Taj Yasin Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Lari 5K hingga Kuliner Gratis Semarakkan Penutupan HUT ke-81 Jateng

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Dieng Culture Festival 2026, Merayakan Harmoni Budaya dari Negeri Atas Awan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Sanggar Greget Semarang Bagikan Pengalaman, 12 Sanggar Sragen Menimba Ilmu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Pamor Wicaksono Raih Penghargaan, Dedikasi untuk Masyarakat Brebes Berlanjut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Dari Dosen hingga Advokat, 177 Orang Ikuti Seleksi Komisioner KI Jateng

Berita Terbaru