Gubernur Luthfi Tinjau Industri Alas Kaki Brebes, Siapkan Tenaga Kerja Kompetitif

- Reporter

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan investasi padat karya menjadi salah satu kunci percepatan pengentasan kemiskinan dan penurunan pengangguran di daerah. Hal itu disampaikannya saat meninjau PT Gold Emperor Indonesia, perusahaan manufaktur alas kaki di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026).

Perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China tersebut kini mempekerjakan 4.044 tenaga kerja dan menargetkan ekspansi hingga 10 ribu pekerja dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami melakukan pengecekan di PT Gold Emperor Indonesia yang sifatnya padat karya. Karyawannya sekitar 4.044 orang dengan produksinya berupa alas kaki atau sepatu yang diekspor ke banyak negara,” kata Ahmad Luthfi usai peninjauan didampingi Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Berdasarkan data perusahaan, jumlah pekerja hingga Maret 2026 terdiri atas 3.274 tenaga kerja perempuan dan 770 tenaga kerja laki-laki. Adapun realisasi investasi perusahaan selama 2024-2025 mencapai Rp 1,65 triliun.

Menurut Luthfi, masuknya investasi dalam skala besar tidak hanya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Nuansa Idul Fitri di Stasiun! KAI Daop 4 Semarang Percantik Area Tunggu Pemudik

Ia menyebut kondisi Jawa Tengah yang kondusif serta ketersediaan tenaga kerja kompetitif menjadi faktor penting yang membuat investor merasa nyaman mengembangkan usaha.

“Ini tentu akan menambah pemasukan bagi Kabupaten Brebes maupun Provinsi Jawa Tengah. Investasi menjadi salah satu syarat penting dalam mengembangkan suatu wilayah,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin, juga berkeliling area produksi dan berdialog langsung dengan para pekerja. Ia mengaku mendapat informasi adanya karyawan yang mampu memperoleh penghasilan tambahan hingga jutaan rupiah dari lembur kerja.

“Kita cek salah satu karyawan tadi dapat uang lembur sampai Rp4 juta. Ini sudah cukup bagi mereka pekerja padat karya di tempat kita,” katanya.

Ia menilai berkembangnya industri padat karya di Brebes dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru, sekaligus membantu menekan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Baca Juga :  Jateng Kirim 12 Stan Kerajinan Andalan ke Dekranas Expo Makassar

Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus memperkuat dukungan penyediaan tenaga kerja melalui sekolah vokasi, politeknik, hingga balai latihan kerja (BLK).

“Kita akan manfaatkan BLK dan sekolah vokasi agar dapat menyediakan tenaga kerja yang seimbang dan kompetitif,” tutur Luthfi.

Sementara itu, salah seorang karyawan PT Gold Emperor Indonesia, Tri Dewi Martini, mengaku nyaman bekerja di perusahaan tersebut karena selain menerima gaji sesuai UMK, pekerja juga memperoleh berbagai fasilitas tambahan.

“Banyak sukanya di sini, banyak lemburan, banyak cuannya. Gaji UMR, tambahannya dari lemburan setiap harinya. Ada juga bonus kehadiran,” ujarnya.

Tri berharap perkembangan investasi dan industri di Brebes terus meningkat agar semakin banyak membuka peluang kerja bagi masyarakat. Ia juga berharap perusahaan dapat memberi porsi lebih besar bagi tenaga kerja laki-laki.

“Kalau bisa lebih banyak lowongan buat laki-laki juga, karena banyak yang jadi kepala keluarga,” katanya.***

Berita Terkait

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip
Bank Jateng Perluas Akses Pembiayaan, Rp279,1 Miliar Disalurkan ke 1.100 Debitur

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi

Berita Terbaru