Empat Kabupaten Jateng Jadi Pilot Project Program T1P4K Bakti Taskin

- Reporter

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Empat daerah di Jawa Tengah akan menjadi percontohan untuk program Barisan Andalan Kesetiakawanan Pengentasan Kemiskinan (Bakti Taskin). Keempat daerah itu yakni Kabupaten Kendal, Sragen, Banjarnegara, dan satunya antara Banyumas atau Cilacap.

Program percepatan pengentasan kemiskinan tersebut dikenalkan melalui metode budidaya padi T1P4K (Tanam 1 Kali Panen 4 Kali).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Bakti Taskin, Diyan Anggraini, saat melakukan kunjungan ke Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kota Semarang, Selasa, 21 Oktober 2025.

Diyan mengatakan, metode budidaya padi T1P4K merupakan inovasi dari Bakti Taskin. Inovasi tersebut sudah dipraktikan di Jawa Barat selama lima tahun dengan hasil yang memuaskan.

Terbaru, sudah ada kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memperluas program tersebut di daerah lain.

“Jadi dengan sekali tanam bisa panen sebanyak empat kali. Ini dapat mempersingkat masa panen,” ujarnya saat berdialog dengan Gubernur Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Waka DPRD Jateng Ingatkan Digitalisasi Tetap Perhatikan Nilai Budaya dan Kemanusiaan

Selain program T1P4K, Bakti Taskin juga mengenalkan program koperasi multipihak. Koperasi tersebut memberikan keuntungan kepada petani karena antara petani, penggilingan, sampai pembeli berada pada satu rantai atau lembaga.

“Pelembagaan ini sebagai satu kesatuan ekosistem close loop, jadi visinya nyambung antara petani dan penggilingan untuk meningkatkan value dari padi itu sendiri,” jelasnya.

Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik upaya Bakti Taskin untuk menjalin kerja sama dengan Pemprov Jateng dalam percepatan pengentasan kemiskinan.

Ia menjelaskan, pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara bersama. Bakti Taskin diminta dapat memanfaatkan kecamatan berdaya yang di dalamnya ada dari seluruh elemen masyarakat.

“Provinsi Jawa Tengah membuka lebar peluang untuk kerja sama. Nanti teknisnya bisa dibahas dengan Asisten Ekonomi dan Pembangunan serta Kepala Dinas Pertanian,” katanya.

Baca Juga :  Sekda Jateng Dampingi Penuh Proses Pencarian Yazid di Lereng Lawu

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko menjelaskan, program Bakti Taskin adalah penerapan ekonomi yang kekuatannya dari rakyat, dalam hal ini petani.

“Konsentrasinya tadi adalah padi. Di mana mereka akan mengembangkan suatu koperasi yang melibatkan masyarakat untuk memproduksi padi berkualitas. Programnya adalah sekali tanam bisa empat kali panen,” kata Sujarwanto.

Berdasarkan penjelasan dari Bakti Taskin, empat kali panen tersebut bisa lebih cepat circle-nya karena tidak melalui benih yang disemai, tetapi biji gabah langsung ditanam. Setidaknya dengan metode itu dapat mempercepat 12-18 hari kerja tanam.

“Dengan cara itu, harapannya program kita yang agriculture estate kemudian petani milenial gajian bisa mewujud dari tataran praktik. Jangka pendek ini akan segera dimulai,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan
Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027
Idul Adha 2026, SPPG Tugu Karanganyar Semarang Perkuat Aksi Sosial Lewat Kurban
Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami
Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi
Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan
Tekan Stunting, Nawal Yasin Ajak Warga Jateng Gemar Konsumsi Ikan
Jateng Pastikan Guru Honorer Tetap Mengajar, Siap Ajukan PPPK Lagi

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:15 WIB

Waisak 2570 BE di Semarang, Umat Diajak Menumbuhkan Kebijaksanaan dalam Kehidupan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:20 WIB

Sekda Jateng Satukan Persepsi Kedungsepur Wujudkan Wisata Berkelanjutan 2027

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:39 WIB

Petani Grobogan Mengadu ke Sekda, Sawah 1,5 Hektare Tak Bisa Ditanami

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:42 WIB

Warga Huntara Tegal Bahagia, Ahmad Luthfi Serahkan Sapi Kurban Pribadi

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:32 WIB

Sekda Jateng Antar Bantuan Sapi Kurban Presiden ke Desa Tinanding Grobogan

Berita Terbaru

Nasional

Menko Polkam: Daerah Tak Akan Maju Tanpa Forkopimda yang Kompak

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:54 WIB

Pendidikan

Luthfi: Pesantren Harus Menjadi Ruang Aman bagi Santri

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB