Rakor Besar Bencana: Luthfi Tegaskan Kepala Daerah Tak Boleh Tunggu Bencana Datang

- Reporter

Selasa, 18 November 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi gerak cepat menjelang puncak musim hujan. Luthfi memimpin rapat koordinasi bersama BNPB, Polda Jateng, Kodam, BBWS, dan BPBD dan mengundang kepala daerah 35 kabupaten/kota untuk memetakan wilayah berisiko tinggi bencana di Jawa Tengah.

“Hari ini kita melakukan mapping daerah-daerah high-risk—rawan longsor, rawan banjir, gunung berapi, dan sebagainya. Kita bahas item per item,” kata Luthfi di Semarang, Selasa 18 November 2025.

Ia menegaskan, kepala daerah tidak boleh menunggu bencana datang. “Sekembalinya dari rapat ini, kepala daerah sebagai pengendali wilayah sudah bisa menyiapkan upaya pencegahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Capaian Pangan 2025 Kuat, Jawa Tengah Mantap Jadi Penyangga Nasional

Menurut Luthfi, pencegahan dimulai dari tingkat desa. Jawa Tengah menyiapkan lebih dari delapan ribu Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk memperkuat mitigasi.

“Minimal bupati dan wali kota sudah punya mapping untuk memberikan peringatan dini, pencegahan pada masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapan jalur evakuasi, lokasi pengungsian, hingga tata cara penanganan cepat di masing-masing daerah. “Syukur-syukur sudah ada antisipasi: kemana, dimana, dengan cara apa,” kata Luthfi.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Tunjangan untuk DPRD

Gubernur juga meminta seluruh wilayah mewaspadai puncak hujan Desember–Februari. Kejadian bencana di Banjarnegara dan Cilacap disebutnya menjadi pengingat penting. “Semua harus siaga. Jangan sampai kejadian itu terulang kembali,” ucapnya.

Luthfi menyebut beberapa daerah seperti Temanggung, Purworejo, Brebes, Batang, dan Rembang sudah memiliki roadmap kesiapsiagaan. Sementara itu, pemerintah provinsi memastikan Belanja Tidak Terduga (BTT) siap digunakan jika bencana terjadi.

“Tapi harapan kita, tentu jangan ada bencana sehingga BTT tidak terpakai,” ungkapnya.***

Berita Terkait

Ketua DPD ASlinmas Teguh Subroto: Mengabdi dengan Hati, Berbagi untuk Santri dan Anak Yatim
Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak untuk Pengembangan Sapi Perah Magelang
Usai Tiga Insiden Porprov, KONI Jateng Tekankan Pentingnya Keselamatan Atlet
Menanti Kesembuhan Dua Tahun, Sarman Bersyukur Dokter Spesialis Hadir di Desanya
Sumarno Ingatkan Risiko Hukum dalam Penyusunan Anggaran Daerah 2027
Pemprov Jateng Kejar Tuntas Verifikasi KDKMP, Kompetensi Bendahara Terus Ditingkatkan
Perluas Akses Perlinsos Digital, Pemprov Jateng Ajak Ojol Cek Kelayakan Bansos 2027
ASN Terlibat Judi Online Bakal Ditindak, Pemprov Jateng Telusuri Data PPATK

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Ketua DPD ASlinmas Teguh Subroto: Mengabdi dengan Hati, Berbagi untuk Santri dan Anak Yatim

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Taj Yasin Pastikan Dukungan Kesehatan Ternak untuk Pengembangan Sapi Perah Magelang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Usai Tiga Insiden Porprov, KONI Jateng Tekankan Pentingnya Keselamatan Atlet

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Menanti Kesembuhan Dua Tahun, Sarman Bersyukur Dokter Spesialis Hadir di Desanya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Pemprov Jateng Kejar Tuntas Verifikasi KDKMP, Kompetensi Bendahara Terus Ditingkatkan

Berita Terbaru