Ahmad Luthfi-Taj Yasin Resmi Dilantik, Siap Bawa Jawa Tengah Lebih Maju

- Reporter

Kamis, 20 Februari 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

-PELANTIKAN- Ahmad Luthfi dan Taj Yasin resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030, oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto : Dok.Politik/metrojateng.id

-PELANTIKAN- Ahmad Luthfi dan Taj Yasin resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030, oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Foto : Dok.Politik/metrojateng.id

Semarang – Ahmad Luthfi dan Taj Yasin resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030, oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Hari ini pun menjadi tonggak sejarah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan kepala daerah baru.

Dengan visi “Jawa Tengah sebagai Provinsi Maju yang Berkelanjutan untuk Menuju Indonesia Emas 2045”, kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin akan membawa 6 misi, 11 program program prioritas, 22 program intervensi, 61 program aksi, dan 42 program taktis.

Program prioritas merupakan program unggulan yang menjadi penopang utama keberhasilan pencapaian visi misi. Sebanyak 11 program prioritas yang akan diusung oleh Ahmad Luthfi dan Taj Yasin meliputi:

  1. Melahirkan Pemerintahan yang Good Clear Government dan Collaborative Governance melalui peningkatan kesejahteraan, profesionalitas dan kualitas ASN dan Perangkat Desa.
  2. Pesantren Obah melalui penambahan dana pengembangan pesantren.
  3. Melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim.
  4. Desa maju dan berdaya melalui pembangunan lumbung kesejahteraan, produk unggulan go internasional, Sistem Informasi Desa (SID), dan Tim Tanggap Bencana.
  5. Pembangunan infrastruktur melalui permukiman layak huni melalui 1 KK 1 rumah layak huni, pengembangan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan, dan Gelanggang Olah Raga Internasional.
  6. Penanggulangan bencana dan keberlanjutan lingkungan melalui Mageri Segoro untuk mengamankan garis lantai.
  7. Pupuk mudah bagi petani, subsidi solar bagi nelayan, dan ketersediaan day care untuk buruh di Kawasan Industri.
  8. Moderasi beragama dan wawasan kebangsaan melalui penguatan regulasi, pendidikan, dan pelatihan.
  9. Pelayanan kesehatan yang paripurna melalui asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin.
  10. Taruna karya mandiri melalui program kartu zilenial untuk membuka lapangan kerja
  11. Pendidikan yang berkualitas dan merata melalui peningkatan kesejahteraan guru, pengajar agama dan beasiswa untuk siswa miskin, guru, santri, penghafal Qur’an, untuk sekolah ke dalam dan luar negeri bagi yang berprestasi.
Baca Juga :  BULOG Jateng Siap Beli Gabah dan Beras Petani Sesuai HPP Baru

Sebanyak 11 program prioritas itu akan diterjemahkan dengan berbagai program aksi yang lebih rigit.

“Peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat, maka visi kita harus sejalan, tidak saja keselarasan perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Tengah, namun juga fungsi koordinasi dan supervisi yang lebih intens akan saya lakukan bersama kabupaten/ kota bahkan desa,” kata Ahmad Luthfi dalam suatu kesempatan.

Keberhasilan program-program itu, lanjut mantan Kapolda Jateng ini, juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Menurut dia, partisipasi politik tidak saja berhenti setelah Pilkada. Justru yang lebih penting adalah berpartisipasi selama lima tahun ke depan.

“Kami membutuhkan masyarakat Jawa Tengah untuk bersama-bersama bekerja membangun Jawa Tengah,” kata dia.

Menurut Luthfi, pemerintah dan masyarakat merupakan tim, sehingga perlu bergandengan tangan untuk bekerja sama-sama.

Baca Juga :  Jawa Tengah Catatkan Inflasi Rendah di 2024, Pertumbuhan Ekonomi Terkendali

“Tegur kami jika kami salah, hal ini untuk mencapai Jawa Tengah yang sejahtera, maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Kritik yang produktif kita perlukan. Seperti jamu meski pahit tapi menyehatkan. Kita akan ciptakan ruang publik untuk hal itu,” ucapnya.

Senyampang dengan itu, Taj Yasin menyatakan, siap berkolaborasi dengan Ahmad Luthfi dengan baik guna mewujudkan visi dan misi.

“Wagub itu fungsi utamanya adalah membantu Pak Gubernur. Maka saya akan selalu kolaborasi menyesuaikan penugasan-penugasan yang diberikan oleh Pak Gubernur,” ucap pria yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Kolaborasi yang dimaksud, lanjut dia, membagi tugas dan menjalankan peran masing-masing untuk melayani masyarakat.

Gus Yasin juga berharap, untuk mewujudkan program-program yang disusun, butuh dukungan dari masyarakat. Ia menyebut, kemenangan Luthfi-Yasin ini kemenangan rakyat Jawa Tengah.

“Jadi kembali kepada masyarakat untuk berperan. Karena Jawa Tengah ini milik masyarakat. Mari bersatu padu membangun. Kami sudah punya program, mari disambut dan dukung bersama, sehingga bisa terlaksana dengan baik,” ujar dia.

Gus Yasin juga mempersilahkan masyarakat memerikan masukan dan saran sebanyak-banyaknya kepada mereka.

“Kami ini pelayan masyarakat, bukan yang harus dilayani. Tentu kami akan membuka telinga lebar-lebar agar terjadi check and balance dalam memimpin,” kata dia.***

Berita Terkait

Ulama PPP Nilai Kebijakan Ketum Tak Sejalan Hasil Muktamar
Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah
Gubernur Ahmad Luthfi: KPPI Harus Jadi Motor Edukasi Politik Perempuan
Dua Dalang Satu Panggung: NasDem Jateng Rayakan 14 Tahun Perjalanan Perubahan
Pengamat: Dengan Konflik, PPP akan Semakin Berat Lolos Parlemen
Gus Yasin Resmi Pegang Jabatan Sekjen DPP PPP Periode 2025-2030
Muktamar X PPP Sahkan Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum
Rommy Bantah Klaim Aklamasi, Sebut Terpilihnya Mardiono Ketum PPP Tak Masuk Akal

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:02 WIB

Ulama PPP Nilai Kebijakan Ketum Tak Sejalan Hasil Muktamar

Senin, 22 Desember 2025 - 19:02 WIB

Kolaborasi DPRD dan Pemerintah Daerah Jadi Kunci Kemajuan Jawa Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 20:11 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi: KPPI Harus Jadi Motor Edukasi Politik Perempuan

Selasa, 4 November 2025 - 07:49 WIB

Dua Dalang Satu Panggung: NasDem Jateng Rayakan 14 Tahun Perjalanan Perubahan

Senin, 29 September 2025 - 18:48 WIB

Pengamat: Dengan Konflik, PPP akan Semakin Berat Lolos Parlemen

Berita Terbaru