Bank Jateng Perluas Akses Pembiayaan, Rp279,1 Miliar Disalurkan ke 1.100 Debitur

- Reporter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Bank Jateng menyalurkan kredit senilai Rp279,1 miliar kepada 1.100 debitur dalam rangkaian Gebyar Fest 81. Penyaluran tersebut menyasar pelaku usaha kecil, masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kebutuhan kendaraan dan perumahan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, momentum Gebyar Fest 81 harus menjadi titik penguatan peran Bank Jateng sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat sekaligus penggerak perekonomian daerah.

“Kita kembangkan Bank Jateng menjadi bank sejuta umat yang dekat dan dimiliki oleh masyarakat,” kata Ahmad Luthfi saat membuka Gebyar Fest 81 di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Rabu (12/8/2026).

Gebyar Fest 81 digelar serentak pada 12-16 Agustus 2026 di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan berlangsung di 44 kantor cabang Bank Jateng yang tersebar di Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Yogyakarta, sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejumlah agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai pameran UMKM binaan Bank Jateng, peluncuran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga akad kredit massal bagi 1.100 debitur.

Luthfi menegaskan, ekspansi pembiayaan Bank Jateng harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kredit tidak boleh hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu, tetapi harus menjangkau berbagai lapisan dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Jawa Tengah Buktikan Desa Bisa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

“Kredit yang diberikan harus menyentuh semua lini. Mulai padat karya sampai padat modal, dari kawasan industri sampai UMKM, kredit perumahan sampai kredit motor dan mobil,” ujar Luthfi yang memimpin Jawa Tengah bersama Wagub Taj Yasin.

Menurut dia, semakin luas akses pembiayaan, semakin besar pula kontribusi Bank Jateng dalam menggerakkan perekonomian dari tingkat provinsi hingga desa.

Karena itu, Luthfi berharap Bank Jateng tidak sekadar menjadi institusi perbankan milik pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bank yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita arahkan agar Bank Jateng menjadi kebanggaan masyarakat sehingga ada rasa memiliki dari masyarakat untuk membangun daerah,” katanya.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, mengatakan, Gebyar Fest 81 bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperluas akses pembiayaan, sekaligus mendorong masyarakat dan pelaku usaha meningkatkan kapasitas ekonominya.

Dalam rangkaian Gebyar Fest 81, Bank Jateng melakukan akad kredit massal kepada 1.100 debitur dengan total plafon Rp279,1 miliar.

Baca Juga :  Nuansa Idul Fitri di Stasiun! KAI Daop 4 Semarang Percantik Area Tunggu Pemudik

“Kredit ini fokus pada program pemerintah untuk mengentaskan dan menaikkan kelas pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Bambang.

Dari total penyaluran tersebut, 708 debitur menerima KUR dengan plafon Rp 174 miliar. Kemudian 256 debitur mendapatkan KPR-KPP dengan total plafon sekitar Rp 99 miliar, serta 136 debitur memperoleh kredit kendaraan bermotor dengan plafon Rp 4,77 miliar.

Penyaluran kredit tersebut dilakukan selama periode Juli-Agustus 2026.

Tak hanya melalui pembiayaan usaha, Bank Jateng juga memperkuat dukungan terhadap program perumahan. Hingga saat ini, penyaluran kredit program perumahan (KPP) Bank Jateng telah mencapai Rp 1 triliun.

Capaian tersebut menempatkan Bank Jateng sebagai BPD dengan penyaluran KPP terbesar di Indonesia. Nilainya diproyeksikan kembali bertambah sekitar Rp500 miliar dari penyaluran berikutnya.

“Bank Jateng berkomitmen sebagai mitra pembangunan daerah melalui akses pembiayaan,” ujar Bambang.

Dengan rangkaian pembiayaan tersebut, Gebyar Fest 81 tak hanya menjadi perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi momentum memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan dan memperkuat peran Bank Jateng sebagai salah satu penggerak ekonomi Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip
BRI Pemalang Salurkan KUR Rp766 Miliar hingga Juli 2026
Luthfi Bidik Peluang Ekonomi IKN, Industri Jateng Siap Perluas Pasar
Sisa Tiga Minggu, Taj Yasin Pacu Sensus Ekonomi Jateng hingga Tuntas
Gus Yasin: FAJAR 2026 Bukan Sekadar Pameran, Tapi Penguat Ekosistem Halal Jateng
Sinergi Jateng-Kaltim Buka Potensi Bisnis Rp20,2 Triliun di Berbagai Sektor
BPS Catat Kemiskinan Jawa Tengah Turun, Ekonomi Tumbuh Lebih Tinggi dari Nasional

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02 WIB

BRI Pemalang Salurkan KUR Rp766 Miliar hingga Juli 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Luthfi Bidik Peluang Ekonomi IKN, Industri Jateng Siap Perluas Pasar

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Sisa Tiga Minggu, Taj Yasin Pacu Sensus Ekonomi Jateng hingga Tuntas

Berita Terbaru