Jawa Tengah Kian Diminati Investor, 49 Pengusaha Lakukan Studi Bisnis

- Reporter

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), kembali menjadi magnet investasi nasional. Sebanyak 49 pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia melakukan studi komparatif dan menjajaki peluang kerja sama bisnis di Jawa Tengah, dalam kunjungan “Disway Explore Business with Dahlan Iskan Central Java Series” yang digelar di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis malam, 18 Juni 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjamu langsung rombongan pengusaha tersebut sekaligus memaparkan kondisi terkini iklim investasi di wilayahnya. Ia menegaskan, Jawa Tengah terus menunjukkan daya tarik kuat bagi investor, baik dari sisi infrastruktur, kepastian usaha, maupun ketersediaan kawasan industri.

“Terima kasih bahwa seluruh pengusaha sudah datang ke tempat kita untuk melakukan studi komparatif, termasuk melihat apakah pengembangan investasi di Jawa Tengah akan menarik,” ujar Luthfi.

Berdasarkan data tahun 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah tercatat mencapai Rp 110,02 triliun. Sementara pada triwulan I 2026, investasi telah menembus sekitar Rp 23 triliun, ditambah rencana pengembangan industri kendaraan listrik terintegrasi di Kendal senilai sekitar Rp 15 triliun.

Baca Juga :  BRI Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi untuk Majelis Pendidikan Kristen Semarang

Luthfi juga memaparkan Jawa Tengah kini memiliki sejumlah kawasan industri strategis, seperti KEK Industropolis Batang, Kawasan Industri Kendal, serta kawasan industri di Semarang, Demak, dan Brebes. Saat ini, sedikitnya 12 daerah juga tengah mengusulkan pengembangan kawasan industri maupun kawasan ekonomi baru.

Di sisi lain, aktivitas ekonomi daerah turut ditopang oleh 4,93 juta unit usaha yang tersebar di Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, 56.286 merupakan usaha besar dan menengah, sementara sekitar 4,8 juta lainnya merupakan UMKM yang sebagian telah menembus pasar ekspor.

“Saya sudah sampaikan, Jawa Tengah ini menarik. Kalau tidak investasi di Jawa Tengah akan rugi,” tegas Luthfi.

Baca Juga :  Gelar Posko Terpadu Angkutan Lebaran, Bandara Ahmad Yani Semarang Pastikan Arus Mudik Aman dan Lancar

Sementara itu, tokoh pers nasional Dahlan Iskan yang mendampingi rombongan pengusaha menilai, Jawa Tengah kini telah mengalami transformasi signifikan. Menurutnya, infrastruktur yang semakin baik telah mengubah peta persepsi investor terhadap provinsi tersebut.

Ia mencontohkan perkembangan kawasan industri di sepanjang Pantai Utara Jawa yang kini tumbuh pesat. Dahlan juga menyebut, jika dulu Jawa Tengah dianggap kurang menarik akibat keterbatasan infrastruktur, kini kondisi tersebut telah berbalik.

“Sekarang Jawa Tengah nyedot dari Barat dan nyedot dari Timur. Itu juga karena Gubernurnya,” kata Dahlan Iskan.

Dalam rangkaian kunjungan, para pengusaha juga meninjau sejumlah perusahaan di Jawa Tengah, di antaranya Halo BCA di Semarang, pabrik mebel berorientasi ekspor, serta pabrik Polytron yang sedang mengembangkan produksi sepeda motor listrik.

Pada hari berikutnya, rombongan dijadwalkan mengunjungi PT Sido Muncul untuk memperluas wawasan mengenai pengembangan industri berbasis inovasi dan pasar global.***

Berita Terkait

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip
Bank Jateng Perluas Akses Pembiayaan, Rp279,1 Miliar Disalurkan ke 1.100 Debitur

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi

Berita Terbaru