Cek Langsung Posko SPMB, Ahmad Luthfi Pastikan Seleksi Sesuai Aturan

- Reporter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan lancar tanpa kendala, transparan, dan bebas praktik titip-menitip. Hasil pemantauan langsung di sejumlah posko menunjukkan pelayanan kepada masyarakat berlangsung optimal tanpa keluhan berarti.

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau Posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dan SMAN 3 Semarang, Sabtu pagi (13/6/2026). Dari hasil pengecekan tersebut, ia ingin memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik berjalan sesuai ketentuan dan tidak menemui kendala yang signifikan.

“Masyarakat tidak ada yang komplain, bahkan mereka memberikan bintang lima. Artinya pelayanan dari dinas dan staf sangat baik dan luar biasa,” ujar Ahmad Luthfi.

Berdasarkan laporan yang diterima, kendala yang dihadapi calon peserta didik maupun orang tua umumnya hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi pendaftaran, seperti proses unggah dokumen dan pengisian data. Namun, seluruh persoalan tersebut dapat segera diatasi melalui pendampingan petugas di lapangan.

“Rata-rata belum bisa mengaplikasikan terkait unggah data dan sebagainya, tetapi semuanya sudah kita bantu,” katanya.

Luthfi yang memimpin Jateng duet Wagub Taj
Yasin, mengapresiasi dedikasi para petugas SPMB yang tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk pada hari libur. Menurutnya, komitmen tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap calon peserta didik memperoleh layanan yang adil dan setara.

Baca Juga :  6,3 Juta Penerima MBG di Jateng, Gibran dan Luthfi Cek Dapur Sekolah

Saat meninjau pelayanan di SMAN 3 Semarang, ia mendapati para guru tetap siaga membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun pendampingan terkait proses pendaftaran.

“Contohnya ibu ini, kita berusaha membantu agar bisa terakomodasi. Ini salah satu bentuk pelayanan agar anak-anak kita bisa menentukan pilihan pendidikan terbaik. Mereka adalah aset daerah dan masa depan Jawa Tengah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi kembali menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan SPMB yang berintegritas melalui slogan “No Titip-Titip, No Jastip”. Ia menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Menurutnya, seluruh jalur penerimaan telah memiliki kuota yang jelas sejak awal. Untuk SMA Negeri, kuota penerimaan terdiri atas jalur domisili 33 persen, afirmasi 32 persen, prestasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Sementara untuk SMK Negeri, kuota penerimaan meliputi jalur prestasi 75 persen, afirmasi 15 persen, dan domisili 5 persen.

“Percayalah, kita bisa merekrut peserta didik secara profesional, sesuai ketentuan, dan tidak melanggar hukum. Berikan penjelasan kepada seluruh orang tua dan wali murid secara jelas agar tidak ada komplain. SPMB 2026 harus lebih baik dari tahun sebelumnya,” tegasnya saat menyapa petugas SPMB di Kantor Cabang Dinas Pendidikan secara daring.

Baca Juga :  Sekolah Gratis Pemprov Jateng Buka Harapan Anak Kurang Mampu di Brebes

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan pemerintah provinsi telah melakukan penguatan sistem teknologi informasi untuk mendukung kelancaran SPMB 2026. Penguatan tersebut dilakukan bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah serta perusahaan teknologi internasional, Alibaba.

Menurut Sadimin, sistem pendaftaran kini menggunakan teknologi cloud server auto scaling yang memungkinkan kapasitas server bertambah secara otomatis mengikuti lonjakan jumlah pendaftar. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi gangguan akibat tingginya trafik pengguna.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sistem cadangan atau backup multi-zone. Dengan sistem tersebut, apabila terjadi gangguan pada salah satu pusat data, layanan akan langsung dialihkan ke pusat data lainnya tanpa mengganggu proses pendaftaran.

Dari sisi keamanan, Pemprov Jawa Tengah juga memperkuat perlindungan data pribadi calon peserta didik melalui teknologi keamanan berbasis cloud guna mencegah kebocoran data maupun serangan siber.

“Kami menjamin perlindungan penuh terhadap data pribadi siswa dari risiko kebocoran data maupun serangan siber,” kata Sadimin.***

Berita Terkait

Wagub Jateng Dorong Penguatan Pendidikan Akhlak Sejak Anak Usia Dini
Wagub Taj Yasin Serahkan Bisyarah, Hafiz Qur’an Didorong Terus Berkembang
Bunda Literasi Jateng Dorong Budaya Membaca Hadapi Tantangan Era Digital
Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Lebih Peduli
Gus Yasin Pastikan Semua Peserta SPMB Punya Kesempatan yang Sama
Menko Polkam Dorong Taruna Akmil Perkuat Karakter, Wawasan, dan Jiwa Kepemimpinan
6,38 Juta Siswa di Jateng Dapat Pendidikan Koperasi, Pertama di Indonesia
Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih Coding dan Robotik untuk Pembelajaran STEAM Inovatif Anak

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cek Langsung Posko SPMB, Ahmad Luthfi Pastikan Seleksi Sesuai Aturan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:00 WIB

Wagub Jateng Dorong Penguatan Pendidikan Akhlak Sejak Anak Usia Dini

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wagub Taj Yasin Serahkan Bisyarah, Hafiz Qur’an Didorong Terus Berkembang

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:30 WIB

Bunda Literasi Jateng Dorong Budaya Membaca Hadapi Tantangan Era Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Lebih Peduli

Berita Terbaru

Perum BULOG mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pangan nasional melalui program BULOG Campus Preneur. Foto : Dok.Bulog/metrojateng.id

Bisnis

BULOG Dorong Campus Preneur Jadi Model Kolaborasi Kampus

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:23 WIB