Sport Tourism Menguat, Rupiah Borobudur Playon 2026 Bidik 10 Ribu Peserta

- Reporter

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Event lari punya potensi tinggi untuk pengembangan sport tourism. Olahraga tersebut dinilai paling mudah untuk mendatangkan orang dari luar provinsi untuk masuk ke Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, usai menghadiri launching dan press conference Rupiah Borobudur Playon 2026 di Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Senin, 25 Mei 2026.

Rangkaian event lari tersebut akan digelar 4 – 5 Juli 2026. Ditargetkan ada 10.000 pengunjung.

Dia katakan, Pemprov Jateng sangat berterima kasih kepada BI yang konsisten untuk menyelenggarakan Rupiah Borobudur Playon (RBP). Karena event tersebut sangat membantu sebagai bagian dari kegiatan pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.

“Olahraga lari ini adalah yang paling gampang untuk mendatangkan orang dari luar Jawa Tengah untuk masuk ke Jawa Tengah,” jelasnya.

Diakui dia, pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah paling besar berasal dari sektor konsumsi. Sehingga, harus banyak mendatangkan orang. Menurutnya, Gubernur Ahmad Luthfi juga akan mengembangkan pariwisata untuk tahun 2027.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat, Sekda Imbau Warga Waspada

Oleh karenanya, agar banyak orang yang datang ke Jawa Tengah dan berkonsumsi di Jawa Tengah.

“Konsumsi ini selain menjadi tolok ukur pertumbuhan ekonomi juga dalam rangka pengembangan para UMKM di Jawa Tengah,” lanjutnya.

Dalam paparannya saat pers conference, Sumarno juga memberikan apresiasi kepada BI yang akan lari untuk berbagi. Apalagi, berbagi untuk masyarakat Jawa Tengah utamanya di kawasan di sekitar Borobudur yang akan menerima manfaat dari kegiatan ini.

Menurutnya, BI juga menunjukkan komitmen dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan Borobudur, melalui pengelolaan sampah. Selaras dengan permintaan kepala daerah setempat, RBP 2026 akan memberikan bantuan berupa pengelolaan penanganan sampah. Sesuai dengan tema RBP 2026, yakni “Lari untuk Berbagi”.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho mengatakan, target peserta pada tahun 2026 adalah 4.000 pelari. Adapun pengunjung diperkirakan sekitar 6.000 orang. Sehingga total akan ada sekitar 10.000 orang yang terlibat dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Edy Wuryanto: MBG Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Gizi dan Kesejahteraan Masyarakat

Noor Nugroho menjelaskan, dana yang diperoleh dari pendaftaran peserta, akan disumbangkan untuk berbagi kepada masyarakat di sekitar Borobudur. Sesuai dengan permintaan kepala daerah setempat, permintaan utamanya adalah pengolahan sampah.

“Memang tidak semua desa yang mendapatkan bantuan. Tetapi akan dipusatkan di beberapa desa. Jadi nanti sampah dari desa sekitarnya bisa dikumpulkan di satu tempat,” katanya.

Dia menambahkan, RBP 2026 merupakan salah satu upaya untuk membuat masyarakat paham dan bangga terhadap rupiah. Sebagai lambang kedaulatan dan juga sebagai alat untuk bertransaksi.

“Supaya masyarakat lebih paham bagaimana seharusnya memberlakukan rupiah sehingga punya daya tahan yang lebih lama. Bisa lebih banyak dan lebih lama lagi digunakan dan disirkulasikan kepada masyarakat. Karena cost-nya mencetak uang itu besar dan kalau misalnya sekali pakai balik langsung dalam keadaan tidak layak edar itu sangat disayangkan,” urainya.***

Berita Terkait

Sinergi Pemprov Jateng dan BAMAGNAS Diperkuat untuk Pelayanan Sosial dan Kerukunan
Forum Santri Anak Jateng Siapkan Gerakan Pesantren Ramah Anak dan Anti Kekerasan
Sekda Sumarno Dorong Kajian Mendalam Sebelum Pemda Terbitkan Obligasi Daerah
Taj Yasin Libatkan Garuda Indonesia untuk MTQ Nasional di Jateng
Perjalanan Tudong 2026 Jadi Simbol Kerukunan dan Kebersamaan di Jateng
Gus Yasin Minta Menteri ATR/BPN Prioritaskan Sertifikasi Tanah Wakaf di Jateng
Wagub Taj Yasin Perluas Layanan Dokter Spesialis hingga Desa Terpencil
Jateng Perkuat Mutu Genetik Ternak Lewat Jambore Inseminator 2026

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:03 WIB

Sport Tourism Menguat, Rupiah Borobudur Playon 2026 Bidik 10 Ribu Peserta

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:51 WIB

Sinergi Pemprov Jateng dan BAMAGNAS Diperkuat untuk Pelayanan Sosial dan Kerukunan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Forum Santri Anak Jateng Siapkan Gerakan Pesantren Ramah Anak dan Anti Kekerasan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:42 WIB

Sekda Sumarno Dorong Kajian Mendalam Sebelum Pemda Terbitkan Obligasi Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 14:18 WIB

Taj Yasin Libatkan Garuda Indonesia untuk MTQ Nasional di Jateng

Berita Terbaru