Empat Daerah Semarang Raya Siap Jalankan Proyek PSEL di Bawah Kendali Pemprov Jateng

- Reporter

Rabu, 12 November 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Sejumlah daerah di Jawa Tenga, terutama wilayah Semarang Raya memiliki potensi yang besar untuk mendukung Pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Bahkan, Semarang Raya menjadi salah satu kawasan yang dipersiapkan untuk aglomerasi pelaksanaan PSEL oleh Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Persiapan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Eenergi Listrik (PSEL) Semarang Raya, yang diadakan di Aula Lantai 2 Gedung A Kantor Gubernur Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, 11 Nopember 2025.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memimpin rapat, yang dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, serta Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Semarang. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian LH Hanifah Dwi Nirwana.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Sebut Pembaruan Perda Penting untuk Tingkatkan Kualitas Layanan

Dalam paparannya, Hanifah mengemukakan Pemkot Semarang dinilai memiliki kesiapan untuk melaksanakan PSEL, baik infrastruktur maupun sarana dan prasarana. Pemkot Semarang juga telah menyampaikan kesediaan untuk menyediakan sampah sebesar 1.000 ton per hari.

“Yang penting untuk digaribawahi adalah komitmen Pemkot Semarang untuk siap menyediakan sampah 1.000 ton per hari, dan dilaksanakan secara konsisten,”kata Hanifah.

Dia menambahkan, keterlibatan Pemprov Jateng dalam hal ini adalah sebagai fasilitasi dalam upaya aglomerasi untuk pelaksanaan PSEL tersebut. Mengingat, PSEL akan melibatkan sejumlah wilayah di Jawa Tengah, yakni di wilayah Semarang Raya. Setidaknya ada empat daerah yang nantinya akan melaksanakan kesepakatan di bawah koordinasi Gubernur Jawa Tengah.

Keempat daerah tersebut adalah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal. Keempat daerah tersebut saat ini tercatat masih memiliki sampah yang tidak terkelola. Kabupaten Kendal misalnya, masih ada 237 ton sampah tidak terkelola per hari. Sedangkan Demak, terdapat 497 ton sampah tidak terkelola per hari.
Hanifah mendorong agar kabupaten yang masih belum dapat melaksanakan pengelolaan sampah, dapat mendukung aglomerasi PSEL tersebut, dengan mengirimkan sampah mereka pada proyek PSEL yang bertempat di kawasan Jatibarang, Kota Semarang.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Bantuan, Jateng Uji Model Pemberdayaan Pemuda untuk Atasi Kemiskinan

Sekda Sumarno mengatakan, penanganan sampah membutuhkan komitmen dan kolaborasi banyak pihak. Terlebih, saat ini daerah Semarang Raya juga menjadi kawasan wisata yang sangat diminati wisatawan dari berbagai daerah.

Menurutnya, pendekatan untuk penyelesaian masalah sampah sering fokus di hilir. Padahal, persoalan tersebut bisa dicegah sedari hulu, dengan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam membuang sampah secara sembarangan. “Salah satunya bisa melalui pendekatan agama, yakni menanamkan keyakinan bahwa jika membuang sampah sembarangan sama dengan melakukan dosa jariyah,” katanya.*

Berita Terkait

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban
Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik
641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas
97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism
Pertama di Indonesia, Kejaksaan Luncurkan Kartu Donor Darah Braille untuk Tunanetra
Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat
Nobar Kedua Timnas di Gubernuran, Dagangan UMKM Ludes Diserbu Penonton
884 Puskesmas Jateng Bakal Dilengkapi Alat Diagnostik TBC Mulai Bulan Depan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:05 WIB

Cegah Kekerasan Berulang, Nawal Yasin Perkuat Jejaring Layanan bagi Korban

Selasa, 29 September 2026 - 18:51 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pangan dan Pelayanan Publik

Selasa, 29 September 2026 - 17:47 WIB

641 Desa Didampingi, Taj Yasin Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 17:41 WIB

97 Persen Kebutuhan Darah Terpenuhi, Jateng Dorong Medical Tourism

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Ahmad Luthfi Apresiasi Ribuan Pendonor, Minta Rekam Jejak Donor Tak Terlewat

Berita Terbaru