Ning Nawal Dorong Ibu Rumah Tangga Menanam Sayur di Pekarangan

- Reporter

Rabu, 29 April 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin menggalakkan gerakan ibu menanam di sekitar rumah.

Sebagai wujud nyata, PKK Provinsi juga sekaligus memberikan contoh dengan menanam di sekitar kantor PKK, Jl. Sriwijaya no 29 A Semarang. Hasilnya? Sangat luar biasa. Tanaman subur. Sejak ditanam tiga bulan lalu, kini sudah berbuah dan bisa dipanen. Ada kacang panjang, sawi, terong, kangkung, dan sayur lainya.

“Dari contoh yang kita tanam di lahan sekitar kantor PKK, panen perdana hasilnya luar biasa. Tiga bulan sudah bisa panen sayuran, empon-empon, hingga umbi-umbian. Maka kita dorong ibu-ibu menanam di sekitar rumah masing-masing, untuk membantu ketahanan pangan keluarga,”kata Ning Nawal, panggilan akrabnya.

Gerakan ini, menurut Ning Nawal, realisasi dari salah satu program unggulan PKK Provinsi Jateng 2025-2026, yaitu RABU PON (Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon). Juga gerakan AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman-PKK). Keduanya untuk mendukung program ketahanan pangan Jawa Tengah, yang digaungkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Baca Juga :  Kepengurusan Baru KAI Jateng Siap Jawab Tantangan Zaman

“Mari kita manfaatkan lahan sempit sekitar rumah untuk menanam, hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tanpa harus membeli di luar,” imbuh isteri Wagub Jateng, yang juga Bunda Literasi Jawa Tengah.

Silvia Hanung, Ketua Bidang 3 Ketahanan Pangan Keluarga PPK Jateng, menambahkan, ada beberapa jenis tanaman yang disemai di lahan kantor PKK. Ada tanaman karbohidrat seperti ubi kayu, jagung, ubi jalar, pisang, dan sukun. Ada kategori sayuran seperti cabe, tomat, saledri, kemangi, kacang panjang, bunga kol, sawi, kangkung, daung bawang/onclang, bayam, daun singkong, dan glandir.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Tekankan Kesetaraan sebagai Kunci Pelayanan Publik

“Juga ada tanaman obat seperti jahe,laos, sereh,kencur, pandan, kunir, temulawak, kunci. Untuk tanaman buah sudah ada mangga, pisang, pepaya dan lainya,” jelasnya.

Ketua Pokja III PKK Provinsi Jawa Tengah, Erni Boedyo, menjelaskan, penanan demplot sekitar kantor PKK ini untuk percontohan menanam dengan menggunakan varietas unggul, pupuk, dan obat yang tepat dengan hasil maksimal. Kegiatan melibatkan Pokja III, Sekretariat PKK, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah. Dimulai bulan Februari dengan penataan lahan, pembuatan bedeng, pengolahan tanah, pemberian pupuk dasar, dan pembibitan.

“Penanaman ini untuk mendukung program unggulan Pokja III di bidang ketahanan pangan, yaitu RABU PON dan AKU HATINYA PKK. Demplot ini juga kita galakkan untuk dipraktekan di sekitar rumah kita masing-masing, khususnya para kader dan penggerak PKK,” himbaunya.***

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas 289 Persen
Perda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Segera Diterapkan di Jateng
Taj Yasin: Aspirasi Mahasiswa Akan Dikawal, Kondusivitas Jateng Harus Dijaga
Tradisi 1 Sura Mangkunegaran Diminati Ribuan Warga, Sekda Sebut Aset Berharga Daerah
Ribuan Warga Jepara Pawai Obor, Wagub Taj Yasin Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijrah
Jawa Tengah Terdepan Jaga Aset Keagamaan, Sertifikasi Wakaf Capai 73 Persen
Jalan Strategis Wonogiri ke Pacitan, Ponorogo dan Yogya Mulai Dibangun Tahun Ini
IKUB Tembus 80,07, Jateng Perkuat Posisi sebagai Provinsi yang Menjaga Toleransi

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:52 WIB

Ahmad Luthfi Terima Penghargaan KPK, Jateng Lampaui Target ASN Berintegritas 289 Persen

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:36 WIB

Perda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Segera Diterapkan di Jateng

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:18 WIB

Taj Yasin: Aspirasi Mahasiswa Akan Dikawal, Kondusivitas Jateng Harus Dijaga

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:27 WIB

Tradisi 1 Sura Mangkunegaran Diminati Ribuan Warga, Sekda Sebut Aset Berharga Daerah

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:24 WIB

Jawa Tengah Terdepan Jaga Aset Keagamaan, Sertifikasi Wakaf Capai 73 Persen

Berita Terbaru