Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Desa Margasna Banyumas, Upaya Nyata Wujudkan Generasi Emas

- Reporter

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrojateng.id, Banyumas –  Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama dengan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) lakukan sosialisasi program MBG di desa Margasna Senin, 17 Maret 2025. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi program MBG dilaksanakan di Aula Balai Desa Margasana, Kecamatan Jatilawang. Acara berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dengan diikuti oleh 300-an peserta dan juga tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Sosialisasi program MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, Kades Margasana Apoteker Dodit Ari Wibowo, dan perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) M. Halim.

Baca Juga :  Luthfi: Penunjukan Plt Bupati Sukoharjo Tunggu Prosedur, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih memberikan edukasi kepada peserta yang hadir mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga membeberkan mengenai angka kemiskinan di wilayah Banyumas yang cukup mengkhawatirkan.

“Dengan program yang ditujukan untuk perbaikan ekonomi sirkuler warga, sasaran nya adalah angka kemiskinan warga mencapai angka 13 persen, sehingga diharapkan dengan 1 kali pemberian makan anak sekolah diharapkan dapat mengurangi beban tiap tiap keluarga, terutama yang mempunyai beberapa anak sekolah,” terang Teti Rohatiningsih.

Bukan hanya sekedar meningkatkan gizi saja, program MBG juga dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM lokal, mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan semangat anak-anak untuk pergi kesekolah.

Baca Juga :  Ratusan Warga Desa Sidareja Antusias Ikuti Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

“Dalam kerangka besar ini, adalah agar anak anak bangsa dengan support negara dan bangsa, serta tanggung jawab orang tua dalam memberikan pendidikan karakter membuat anak anak Indonesia cerdas, karakter yang humble, dan anak anak yang tangguh, tentu nya ini lah investasi orangtua dan investasi negara di masa depan ketika SDM menjadi inti dalam pembangunan,” terang Teti.

Tujuan utama program MBG yakni untuk meningkatkan asupan gizi dan pengetahuan gizi masyarakat, meningkatkan akses terhadap makanan bergizi, meningkatkan pola makan sehat, meningkatkan prestasi, partisipasi, dan kehadiran siswa di sekolah.

Program MBG juga dapat meningkatkan perekonomian lokal dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, bahkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.***

 

 

Berita Terkait

Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti di Kompetisi, Tapi Mengakar di Masyarakat
Investasi Tumbuh dan UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Impactful Regional Leadership
Ubah Limbah Jadi Cuan, PKK Jateng Ajak Warga Jual Minyak Jelantah Rp7.000 per Liter
Festival Literasi Jateng 2026 Bakal Ramaikan Semarang dengan Buku, Seni, dan Manuskrip Klasik
Jateng Ditunjuk Jadi Pilot Project, Pengadaan Pemerintah Kini Fokus UMKM dan Keberlanjutan
Posyandu 6 SPM Surakarta Hadirkan Layanan Kesehatan Mental Terintegrasi, Dapat Apresiasi Nawal Yasin
Pemprov Jateng Gerak Cepat Hadapi Kekeringan, 3,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Mahasiswa KKN Bantu Validasi Data Kemiskinan, Wagub Taj Yasin Siapkan Tindak Lanjut

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:50 WIB

Nawal Yasin Ingin Gerakan Genre Tak Berhenti di Kompetisi, Tapi Mengakar di Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:42 WIB

Investasi Tumbuh dan UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Impactful Regional Leadership

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:30 WIB

Ubah Limbah Jadi Cuan, PKK Jateng Ajak Warga Jual Minyak Jelantah Rp7.000 per Liter

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:08 WIB

Festival Literasi Jateng 2026 Bakal Ramaikan Semarang dengan Buku, Seni, dan Manuskrip Klasik

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:48 WIB

Jateng Ditunjuk Jadi Pilot Project, Pengadaan Pemerintah Kini Fokus UMKM dan Keberlanjutan

Berita Terbaru