Jateng Integrasikan Tiga Kawasan Wisata dalam Satu Ekosistem

- Reporter

Selasa, 21 April 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Kawasan wisata di Jawa Tengah bersiap naik kelas. Tiga destinasi unggulan, Candi Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening, akan diintegrasikan dalam satu konsep aglomerasi pariwisata untuk memperkuat daya tarik sekaligus menggerakkan ekonomi kawasan.

Gagasan tersebut mengemuka dalam peninjauan kawasan Borobudur di Kabupaten Magelang, Minggu (19/4/2026). Penataan terpadu ini diharapkan mampu menjadikan wisatawan tinggal lebih lama, dan menciptakan efek berganda bagi pelaku usaha lokal.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan, Borobudur bukan sekadar destinasi wisata, melainkan warisan budaya dunia yang harus terus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Situs ini telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia, sekaligus menjadi pusat interaksi budaya, sejarah, dan keagamaan.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Apresiasi Mitra SRC Perluas Akses Pangan Berkualitas

“Borobudur adalah kebanggaan bangsa. Kita harus nguri-uri budaya sekaligus mengoptimalkan pemanfaatannya,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi meninjau langsung perawatan candi serta mendengarkan paparan petugas terkait struktur dan relief, termasuk arah pengembangan kawasan. Ia menilai, potensi Borobudur tak hanya pada aspek sejarah, budaya, dan arkeologi, tetapi juga sebagai magnet wisata global.

Selain menjadi destinasi wisata, kawasan Borobudur juga rutin digunakan untuk kegiatan keagamaan umat Buddha, termasuk perayaan Waisak yang dihadiri ribuan umat dari dalam dan luar negeri.

Berbagai agenda lain seperti ajang olahraga Internasional Borobudur Marathon yang sudah masuk dalam kalender maraton dunia. Ada juga kirab pusaka yang baru saja digelar Kementerian Kebudayaan, hingga kegiatan seni budaya lain yang turut menghidupkan kawasan tersebut.

Baca Juga :  Digiland Kembali Digelar Mei 2025

“Candi Borobudur merupakan satu kebanggaan bangsa Indonesia yang perlu kita tonjolkan, dan dikenal di dunia,” kata Ahmad Luthfi.

Keberadaan Candi Borobudur sebagai denyut nadi budaya dan ekonomi masyarakat, mendorong upaya pengembangan kawasan yang akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Pemerintah pusat telah melakukan penataan kawasan inti Borobudur, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan wilayah penyangga. Melalui konsep aglomerasi, Borobudur akan menjadi pusat yang terhubung dengan Kopeng dan Rawa Pening sebagai destinasi pendukung.

Konsep ini masih dalam tahap pematangan dan terus dikoordinasikan dengan kementerian terkait. Pemerintah provinsi menargetkan integrasi kawasan wisata ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di sekitarnya.

“Aglomerasi wisata ini akan kita kembangkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.*

Berita Terkait

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun
Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan
Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal
BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan
Waka DPRD Jateng Dukung Pengembangan 12 Kawasan Industri Baru untuk Dongkrak Investasi
Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp944 Miliar Hingga Juli 2026
Beasiswa Santri Pemprov Jateng Buka Jalan Aqila Kuliah Kedokteran Gigi Undip

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Luthfi Dorong Pembangunan Dry Port, Target Rampung Dua Tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global, Kemiskinan Menurun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Investasi Harus Cerdas dan Legal, Masyarakat Diingatkan Waspadai Modus Penipuan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Delegasi Taiwan Kunjungi Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama Tanaman Obat dan Industri Herbal

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

BRI Semarang Pattimura Tegaskan Penanganan Kredit Sesuai Ketentuan

Berita Terbaru