Kolaborasi Pemprov dan REI, Backlog Perumahan Jateng Berkurang 274 Ribu Unit

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Berkat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan asosiasi perumahan, angka kebutuhan rumah (backlog) di Jawa Tengah berkurang sebanyak 274.514 unit selama 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, pada awal 2025 backlog di Jawa Tengah tercatat sebanyak 1.332.968 unit. Sepanjang tahun itu sudah tertangani sekitar 274.514 unit, sehingga masih menyisakan backlog sekitar 1.058.454 unit.

“Ini pekerjaan rumah yang harus kita keroyok bersama-sama dengan menggandeng Real Estate Indonesia (REI) termasuk asosiasi rumah yang lain,” kata Luthfi saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD REI Jateng di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Rabu, 11 Februari 2026.

Ia mendorong agar backlog rumah segera dituntaskan, hal ini sebagai salah satu upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. Untuk menggenjot upaya itu, Pemprov Jateng juga memiliki program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu juga merehabilitasi maupun membangun rumah untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Baca Juga :  Dari 3,4 Juta Ton, PLN Berhasil Salurkan 270 Ribu Paving FABA di Jateng DIY

Luthfi berharap, asosiasi perumahan dan pengembang perumahan berperan untuk ikut serta menyediakan rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat. Sekaligus mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Ini langkah-langkah strategis yang kita lakukan. Insyaallah kita sanggup sehingga kebutuhan sandang, pangan, dan papan masyarakat di Jawa Tengah terpenuhi,” katanya.

Meski demikian, Luthfi menegaskan bahwa dalam pengembangan perumahan harus memperhatikan lahan yang tersedia. Tidak boleh mengubah lahan sawah dilindungi (LSD) untuk dijadikan permukiman. Setiap pengembangan perumahan harus dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota yang memiliki kewenangan terkait tata ruang di masing-masing wilayah.

Baca Juga :  Pastikan Ketersediaan Gas, PGN Datangkan LNG dari Fasilitas Likuefaksi Berau

Ketua DPD REI Jateng, Hermawan Mardiyanto mengatakan, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat besar sekali dalam mewujudkan rumah layak huni. Setiap tiga bulan sekali, REI Jateng selalu melakukan evaluasi bersama Gubernur Ahmad Luthfi terkait percepatan program 3 juta rumah yang digagas Presiden RI.

“Masyarakat masih sangat butuh rumah. Kami selaku asosiasi mengimbau anggota untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan tidak melanggar aturan,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga sangat membantu untuk memenuhi target pengembangan perumahan, apalagi setelah ada penambahan kuota untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).***

Berita Terkait

LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan
Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru
Heri Pudyatmoko Dukung Rencana Revitalisasi 72 Ribu Hektare Tambak di Pantura Jateng
Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng
BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan
BRI Peduli Berbagi Kasih, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Jemaat Gereja
Bersama Danantara, PNM Perluas Pelayanan Hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
Hari Koperasi Jateng Ditutup dengan Runwalk UMKM, Ribuan Peserta Ikuti Gerakan Berkoperasi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:52 WIB

LG Loves School Dukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Di SMKN 2 Tangerang Selatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:02 WIB

Desa Ayamputih Mulai Bangkit, Pendampingan Pemprov Jateng Hadirkan Peluang Kerja Baru

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:09 WIB

Heri Pudyatmoko Dukung Rencana Revitalisasi 72 Ribu Hektare Tambak di Pantura Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:37 WIB

Investor Singapura Gandeng Mitra China, Jajaki Investasi Industri Berteknologi dan Pendidikan di Jateng

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:44 WIB

BRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan

Berita Terbaru