Kanwil DJP Jateng I Serahkan Tersangka DW ke Kejari Semaran

- Reporter

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERSANGKA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah I resmi menyerahkan tersangka DW, Direktur PT GBP, kepada Kejaksaan Negeri Semarang. (ist)

TERSANGKA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah I resmi menyerahkan tersangka DW, Direktur PT GBP, kepada Kejaksaan Negeri Semarang. (ist)

SEMARANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Tengah I resmi menyerahkan tersangka DW, Direktur PT GBP, kepada Kejaksaan Negeri Semarang pada Selasa (7/1). Penyerahan dilakukan setelah Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menyatakan berkas penyidikan perkara tersebut lengkap atau P-21.

DW diduga melanggar Pasal 39 ayat (1) huruf c dan d Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sebagaimana telah diubah terakhir melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Dalam kasus ini, DW melalui PT GBP yang berstatus Pengusaha Kena Pajak (PKP) disebut tidak melaporkan penyerahan jasa pada masa pajak Agustus 2020. Ia juga melaporkan nihil penyerahan jasa pada Februari dan Maret 2020, padahal telah memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari rekanan namun tidak menyetorkannya ke kas negara.

Baca Juga :  Sinergi Pajak Pusat dan Daerah: 10 Pemda Jateng Tandatangani PKS OP4D

Selain itu, DW dituding tidak menyampaikan SPT Masa PPN Agustus 2020 dan memberikan keterangan yang tidak benar dalam SPT masa pajak Februari dan Maret 2020. Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian PPN sebesar Rp3,4 miliar. Tersangka terancam pidana penjara minimal enam bulan hingga enam tahun serta denda dua hingga empat kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

DW sebelumnya sempat melarikan diri pada November 2024 sebelum akhirnya ditangkap oleh Tim Penyidik PNS Kanwil DJP Jawa Tengah I bersama Korwas PPNS Bareskrim Polri. Setelah penangkapan, DW dititipkan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Jawa Tengah.

Baca Juga :  Jumlah Wajib Pajak yang Berhasil Mendapat Sertifikat Digital Cabai126.590 WP

Plh. Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, M. Andi Setijo Nugroho, menegaskan bahwa langkah penegakan hukum dilakukan sesuai ketentuan. Ia mengingatkan wajib pajak agar menaati kewajiban perpajakan guna menghindari tindakan tegas. Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh institusi yang turut bersinergi dalam penanganan perkara ini.

Senada dengan itu, Kepala Bidang PPIP Kanwil DJP Jawa Tengah I, Santoso Dwi Prasetyo, mengatakan tersangka sebenarnya telah diberi kesempatan untuk menyelesaikan kewajibannya. Namun karena memilih melarikan diri, tindakan represif terpaksa ditempuh. Ia berharap penyerahan tersangka pertama pada tahun 2025 ini dapat menjadi peringatan bagi wajib pajak lain agar tidak mencoba melakukan pelanggaran perpajakan.

Berita Terkait

DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong
Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS
Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban
Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat
Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang
Wagub Taj Yasin Minta Renovasi Tiga Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Dipercepat
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:51 WIB

DPRD Semarang Soroti Persoalan Warhol Residence, Regulasi Rumah Susun Dievaluasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:07 WIB

Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat

Berita Terbaru