Longsor Majenang: Daftar 11 Korban Meninggal Dirilis, 12 Masih Hilang

- Reporter

Minggu, 16 November 2025 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP – Korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, yang ditemukan meninggal dunia bertambah menjadi 11. Proses identifikasi korban berhasil dilakukan usai petugas tim gabungan mengevakuasi pada Sabtu, 15 November 2025. Update jumlah korban meninggal tersebut pada pukul 19.00.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan, pihaknya senantiasa meng-update jumlah korban meninggal yang ditemukan setiap hari hingga batas waktu akhir pencarian.

“Tadi (Sabtu) hingga pukul 14.00, korban meninggal yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi berjumlah enam orang. Pada pukul 19.00, jumlah itu kami update lagi bertambah menjadi 11 korban. Semua korban berhasil diidentifikasi,” ungkap Bergas.

Dikatakan, tim gabungan besok akan melakukan pencarian untuk fokus menemukan 12 warga yang masih dinyatakan hilang. Pencarian akan dilanjutkan Minggu, 16 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 dan dihentikan pukul 17.00.

Begitu ada korban yang berhasil ditemukan, tim gabungan langsung melakukan proses identifikasi terkait nama dan asal. Jika korban langsung diketahui identitasnya, kemudian diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Proses identifikasi juga memerlukan waktu mengingat petugas harus bisa memastikam identitas nama dan asal korban. Lokasi pencarian difokuskan di Dusun Tarukahan dan Cibuyut.

Baca Juga :  Tindak Korupsi Caruy Tahap Finishing

Proses pencarian dan evakuasi dilakukan dengan hati-hati, karena kontur tanah di area lokasi pencarian masih labil. Dalam pencariannya, petugas juga menggunakan alat berat untuk mengeduk timbunan tanah.

Ada 10 excavator dan Alkon set yang dikerahkan di lokasi longsor. Bahkan sebanyak anjing K-9 Polri disiagakan jika dibutuhkan sewaktu-waktu untuk pencarian korban.

“Sebelumnya juga terjadi cuaca ekstrem. Hujan turun deras dan durasinya cukup lama. Tentu tim harus hati-hati agar tidak membahayakan jiwa,” ungkap Bergas.

Pada Sabtu sore, terjadi hujan sangat deras disertai angin cukup kencang. Proses evakuasi sempat terkendala.

Tim gabungan diketuai Komando Ops SAR Basarnas, ada 747 personel yang diterjunkan, yakni dari Basarnas, TNI Polri, Relawan PB. Tim akan bertugas selama masa operasional SAR hingga 7 hari sejak longsor terjadi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta tim gabungan untuk terus berupaya mencari para korban hingga semua korban berhasil ditemukan. Gubernur juga menghimbau pada warga untuk tetap waspada.

“Terutama warga yang tinggal di daerah-daerah rawan bencana. Mengingat saat ini curah hujan masih tinggi,” ungkap Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  Setelah Dua Hari Lapar di Jalan, Sopir Truk Lega Terima Bantuan dari Pemprov Jateng

Rencananya, besok Minggu akan dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Cilacap, agar operasi SAR bisa dilaksanakan dengan waktu lebih panjang.

Tim gabungan yang menangani bencana longsor ini sinergi dari pusat, provinsi dan kabupaten. Di antaranya BNPB, Basarnas, Kemensos, KemenPU, TNI-Polri. Adapun dari Provinsi Jateng dan kabupaten, BPBD, Dinsos, Dinkes, Dishanpan, PU-BMCK, dan ESDM. Ada pula PMI, Baznas, Relawan ldan masyarakat.

Berikut daftar nama korban yang meninggal hingga Sabtu, 15 November 2025:

1. Julia Lestari, 20 tahun, Dusun Tarukahan RT 06 RW 03
2. ⁠Maya Dwi Lestari, 15 tahun, Dusun Tarukahan RT 06 RW 03
3. ⁠Yuni, 45 tahun, Dusun Tarukan RT 6 RW 3
4. Nur Isnaeni, 30 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
5. Muhamad Hafiz, 6 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
6. Asmanto, 74 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
7. Febriansyah, 5 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
8. Rizky Pratama Ramadhan, 9 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
9. Dani Setiawan, 29 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
10. Rusyanto, 75 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
11. Satini, 28 tahun, Dusun Cibuyut.***

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS
Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban
Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat
Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto
Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang
Wagub Taj Yasin Minta Renovasi Tiga Kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Dipercepat
Taj Yasin Kawal Tuntas Kasus Kekerasan Seksual Pati dan Jamin Masa Depan Korban
Sekda Jateng Siapkan Sanksi Tegas untuk 3.000 ASN Brebes Terkait Presensi Fiktif

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:04 WIB

Bank Mandiri Taspen Dukung Proses Hukum Terhadap Tersangka NHS

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB

Suami Tersangka Penipu Pensiunan Menghilang? Kerajaan Bisnis Nurma Disita Untuk Ganti Rugi Korban

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:54 WIB

Laporan Polisi Mengemuka, Gus Yasin Sebut Tuduhan Pemalsuan Tidak Tepat

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:34 WIB

Penipuan: Ini Dia “Malinda Dee” Penipu Versi Lokal Purwokerto

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:08 WIB

Pemprov Jateng Percepat Penanganan Tanggul Jebol Sungai Silandak di Semarang

Berita Terbaru